Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kritikus Presiden Putin Keracunan Hingga Kritis, Oposisi Menduga Perbuatan Pemerintah Rusia

Politisi oposisi menduga insiden keracunan yang dialami kritikus Presiden Vladimir Putin, Alexei Navalny merupakan perbuatan rezim.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Kritikus Presiden Putin Keracunan Hingga Kritis, Oposisi Menduga Perbuatan Pemerintah Rusia
Dimitar DILKOFF / AFP
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny berdiri di dekat aparat penegak hukum di lorong sebuah pusat bisnis, yang merupakan kantor Yayasan Anti-Korupsi (FBK) miliknya, di Moskow pada 26 Desember 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Politisi oposisi menduga insiden keracunan yang dialami kritikus Presiden Vladimir Putin, Alexei Navalny merupakan perbuatan rezim.

Menurut laporan Reuters, serangan racun itu kemungkinan dilakukan pasukan keamanan terkait dengan Kremlin. 

Politisi oposisi sekaligus wakil presiden Free Russia Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Washington, Vladimir Kara-Murza menilai serangan itu dilakukan karena kritikan-kritikan yang dilakukan Navalny kepada presiden.

Vladimir Kara-Murza ini pernah dua kali selamat dari dugaan serangan racun pada 2015 dan 2017.

Navalny merupakan sosok kritikus Putin yang namanya cukup besar.

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny berdiri di dekat aparat penegak hukum di lorong sebuah pusat bisnis, yang merupakan kantor Yayasan Anti-Korupsi (FBK) miliknya, di Moskow pada 26 Desember 2019.
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny berdiri di dekat aparat penegak hukum di lorong sebuah pusat bisnis, yang merupakan kantor Yayasan Anti-Korupsi (FBK) miliknya, di Moskow pada 26 Desember 2019. (Dimitar DILKOFF / AFP)

Baca: Meksiko akan Dapatkan 2.000 Dosis Vaksin Sputnik Buatan Rusia untuk Uji Klinis

Baca: Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Diduga Diracun, Sosoknya Dikenal sebagai Kritikus Putin

Setelah ditemukan keracunan, Navalny langsung dilarikan ke rumah sakit Siberia pada Kamis (20/8/2020).

Saat ini dia dalam kondisi kritis.

Rekomendasi Untuk Anda

Navalny keracunan setelah minum teh yang dipercaya dicampur dengan racun.

Jubir pemerintah, Dmitry Peskov mengatakan bahwa kasus keracunan itu harus diperiksa melalui laboratorium.

Dia juga memastikan dokter melakukan segala cara untuk menyelamatkannya.

Dmitry Peskov berharap oposisi Putin itu bisa segera pulih.

Kremlin atau pemerintah Rusia membantah tuduhan membunuh musuh atau oposisi pemerintahan.

Namun Kara-Murza yakin bahwa dugaan keracunan yang dialami Navalny berkaitan dengan isu politik.

Baca: Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Diduga Diracun, Sosoknya Dikenal sebagai Kritikus Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di negara tersebut terkait wabah koronavirus di kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 25 Maret 2020. (AFP/Alexei Druzhinin/ SPUTNIK/AFP)
Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di negara tersebut terkait wabah koronavirus di kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 25 Maret 2020. (AFP/Alexei Druzhinin/ SPUTNIK/AFP) (AFP/ALEXEI DRUZHININ)

Diketahui Navalny baru-baru ini memberikan dukungan kepada politisi oposisi yang mencalonkan diri dalam pemilihan daerah bulan depan.

Selain itu diduga insiden ini juga disebabkan protes yang tengah terjadi di Belarus soal sengketa pemilihan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas