Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Baru Dua Calon Daftar Ikut Dalam Pemilihan Pemimpin Baru LDP

Pengganti Abe adalah dia yang akan menduduki kursi pimpinan di Partai Demokrat Liberal yang berkuasa (LDP)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Baru Dua Calon Daftar Ikut Dalam Pemilihan Pemimpin Baru LDP
https://www.instagram.com/suga.yoshihide/
Profil Yoshihide Suga, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang yang Digadang-gadang Penganti Shinzo Abe 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang akan melakukan pemilihan pemimpin baru pada 14 September 2020.

Pemenang akan menggantikan Perdana Menteri Shinzo Abe yang  mundur dari jabatannya karena alasan kesehatan.

Sejauh ini, per Selasa (1/9/2020), menurut media Jepang NHK, masih dua calon menyatakan maju dalam pemilihan pemimpin baru LDP.

Pertama adalah mantan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida yang baru-baru ini menjabat sebagai kepala kebijakan partai.

"Saya akan menjadi pemimpin yang mendengarkan suara rakyat dengan hati dan sungguh-sungguh. Saya ingin menjadi pemimpin yang bisa membuat banyak orang bekerja sama," ujar Kishida.

Kishida telah lama mendukung Abe.

Baca: Viral Video Aktor Boys Before Flowers, Kim Hyun Joong Selamatkan Seorang Chef di Restoran Jepang

Rekomendasi Untuk Anda

Kishida sendiri, pada Selasa ini (1/9/2020) telah resmi mencalonkan diri sebagai calon pemimpin LDP.

Kedua, mantan Sekretaris Jenderal LDP Shigeru Ishiba juga mendaftarkan diri ikut dalam kontestasi mencari pengganti Abe.

Mantan Menteri Pertahanan Jepang itu menjadi calon paling pavorit menjadi PM Jepang berdasarkan jajak pendapat.

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga diharapkan akan mendeklarasikam diri akam ikut pemilihan pemimpin baru LDP, pada Rabu (2/9/2020) besok.

Dia telah menerima dukungan yang kuat dari internal LDP.

Suga dikenal sebagai juru bicara utama pemerintah yang mendukung Abe melalui perannya itu selama lebih dari tujuh tahun.

LDP akan menggelar pemilihan untuk memastikan perubahan kekuasaan yang cepat, karena negara ini sedang menangani virus coronav dan masalah mendesak lainnya.

Sebanyak 394 anggota parlemen LDP akan mendapatkan suara, bersama dengan tiga anggota lain yang ditunjuk resmi dari masing-masing prefektur.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas