Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

5 Pejabat Korea Utara Ditembak Mati Setelah Kritik Kebijakan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un

Berdasarkan kabar yang beredar, kelima pejabat itu dieksekusi seusai mengkritik kebijakan Kim Jong Un.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Irsan Yamananda
zoom-in 5 Pejabat Korea Utara Ditembak Mati Setelah Kritik Kebijakan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un
AFP PHOTO/KCNA VIA KNS
Foto Kim Jong Un tersenyum ini dipotret pada (7/6/2020) dan dirilis oleh media ofisial Korea Utara Korean Central News Agency (KCNA) pada (8/6/2020). Pemimpin Korea Utara ini mengancam warganya yang menyukai budaya K-Pop dari negara musuh bebuyutannya, Korea Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Lima pejabat Korea Utara dikabarkan ditembak mati.

Berdasarkan kabar yang beredar, mereka dieksekusi seusai mengkritik kebijakan Kim Jong Un.

Usut punya usut, pembicaraan kelimanya saat makan malam terungkap dan dilaporkan.

Lalu, pada 30 Juli 2020 lima ofisial dari kementerian ekonomi itu dieksekusi.

Penembakan mati ini berawal saat kelima pejabat mendiskusikan perlunya reformasi industri.

Mereka beranggapan, hanya sedikit barang kebutuhan pokok bagi rakyat miskin.

 Lari dari Kejamnya Kim Jong Un, Wanita-wanita Korea Utara Kabur ke China Tapi Malah Jadi Budak Nafsu

 Kim Jong Un Perintahkan Agar Anjing Peliharaan Diserahkan ke Restoran untuk Dimasak

 Kim Jong Un Beri Ucapan Selamat HUT ke-75 RI, Puji Hal Ini dari Indonesia

Kim Jong Un saat hadiri peresmian pabrik pupuk di Pyongyang, Jumat (1/5/2020)
Kim Jong Un saat hadiri peresmian pabrik pupuk di Pyongyang, Jumat (1/5/2020) (KCNA via NK News)

Mengutip Daily NK via Kompas.com, selain itu kelimanya juga membahas apakah mereka perlu melakukan kerja sama asing guna memutus sanksi ekonomi atau tidak.

Rekomendasi Untuk Anda

Walhasil, tebersit kekhawatiran mereka bakal berakhir semakin buruk jika tidak dilakukan pembenahan dalam skala besar.

Sayangnya, diskusi kelima orang ini terdengar.

Kemudian ada yang melaporkan kelimanya ke kementerian ekonomi.

HALAMAN SELANJUTNYA ======>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas