Tribun

Virus Corona

Kementerian Kesehatan Malaysia Mengumumkan Klaster Covid-19 Dilaporkan di Sabah

Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan klaster Covid-19 baru yang dinamai Klaster Bakau di Semporna, Sabah, pada Sabtu (19/9/2020).

Kementerian Kesehatan Malaysia Mengumumkan Klaster Covid-19 Dilaporkan di Sabah
Choo Choy May
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Datuk Seri Dr Noor Hisham Abdullah - Kementerian Kesehatan Malaysia Mengumumkan Klaster Covid-19 Dilaporkan di Sabah 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) mengumumkan klaster Covid-19 baru yang dinamai Klaster Bakau di Semporna, Sabah, pada Sabtu (19/9/2020).

Mengutip Malay Mail, dalam pernyataan yang disampaikan Direktur Jenderal Depkes Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah, kasus klaster tersebut yakni wanita Filiphina (kasus 10.145), yang juga tercatat sebagai kasus kematian ke-129 yang dilaporkan dua hari lalu.

"Kasus Covid-19 di temukan pada 16 September 2020. Setelah itu, dilakukan pembatasan kontak dekat dan dua lagi kasus positif Covid-19 untuk klaster Bakau," kata Dr Noor Hisham.

"Dua kasus positif ini melibatkan seorang warga negara Malaysia dan satu orang non-Filipina. Mereka dirawat di Rumah Sakit Tawau," terang Dr Noor Hisham.

Baca: Penyelundupan Rokok Ilegal di Batam, Polisi Sita 2000 Bungkus Rokok yang Hendak Dibawa ke Malaysia

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah
Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah (Malay Mail)

Baca: Perempuan Ini Bakar Bendera Merah Putih, Gara-gara Kisah Cinta dengan Warga Malaysia Tak Direstui

Dr Noor Hisham menerangkan, 109 orang dites untuk Covid-19 pada 19 September 2020.

Dia menambahkan, dari jumlah tersebut, tiga dinyatakan positif Covid-19, sementara 106 menunggu hasil.

“Tindakan pencegahan infeksi yang meliputi proses desinfeksi dan pembersihan dilakukan di RSUP Semporna. Penyebab infeksinya masih dalam penyelidikan, ” tambahnya.

Sementara itu, Dr Noor Hisham juga mengumumkan delapan kasus infeksi baru untuk klaster Sungai pada Sabtu (19/9/2020).

“Ini membuat jumlah kasus positif di klaster ini menjadi 73 kasus. Hingga 19 September 2020 siang ini, total sudah ada 23.935 individu yang telah disaring untuk klaster ini, ”ujarnya.

Dia juga mengumumkan satu kasus baru untuk klaster Benteng Lahad Datu (Benteng LD), sehingga total kasus Covid-19 untuk cluster tersebut menjadi 551.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas