Volltexte
Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Pro-Kontra di Balik 'Kamp Tertutup' Buatan Uni Eropa di Yunani

EU membangun “kamp tertutup” untuk para pengungsi di Samos, sebagai bagian dari strategi memperkuat perbatasan luarnya. Tapi penduduk…

Tribun X Baca tanpa iklan

Sebaliknya: sejak pergerakan dibatasi, katanya, situasi menjadi semakin tegang. Dia mengatakan situasi sering memburuk pada malam hari, saat tidak ada listrik atau lampu.

Prosedur izin bagi LSM semakin sulit?

Selama seminggu terakhir, termasuk baru-baru ini pada Minggu (20/09) malam, kebakaran terjadi di kamp. Masih belum jelas apa penyebab kebaran tersebut.

Tapi politisi Yunani memperingatkan bahwa kebakaran yang diduga akibat protes pengungsi, seperti di kamp Moria di Lesbos, bisa terjadi lagi.

Nantinya, 2.100 pengungsi akan ditempatkan di kamp. Sebanyak 900 di antaranya ditempatkan area tertutup, sambil menunggu keputusan tentang nasib permohonan suaka mereka, menurut Jonathan Vigneron, koordinator proyek untuk Doctors Without Borders (MSF) di Samos.

"Ini hal yang sangat menakutkan untuk dilihat," kata Vigneron. Dia juga menambahkan bahwa desakan dari organisasi internasional tentang apakah LSM seperti MSF akan diizinkan bekerja di kamp yang baru, belum ada kepastian.

Prosedur pendaftaran bagi LSM untuk mendapatkan akses hampir tidak mungkin, katanya.

Dalam sebuah surat terbuka, 68 organisasi bantuan menulis bahwa kondisi di kamp dapat menciptakan "situasi yang mengkhawatirkan sehubungan dengan martabat manusia."

Rekomendasi Untuk Anda

Pengungsi mungkin mendapat standar akomodasi dan keamanan yang lebih baik di kamp tertutup, kata Vigneron, tetapi mereka tidak dapat melakukan apa pun dan tidak memiliki kebebasan bergerak.

"Kamp itu berjarak 5 kilometer dari tempat mana pun," kata Vigneron. "Ini bukan lagi marginalisasi orang: Ini adalah segregasi yang sesungguhnya." (pkp/hp)

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas