Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Video Mengerikan Wanita Telanjang Dipukul dan Ditembak Tentara

Salah satunya memukul kepala dan tubuh si wanita tanpa busana dengan kayu beberapa kali, sebelum tentara yang lain menembak mati

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Video Mengerikan Wanita Telanjang Dipukul dan Ditembak Tentara
TWITTER/@Louisseeco
Sebuah video mengerikan berdurasi dua menit dari seorang oknum tentara wilayah Afrika memperlihatkan seorang wanita sipil dibunuh dengan cara ditembak 36 kali oleh tentara 

“Dalam video itu, para tentara berbicara dengan bahasa Portugis, dengan aksen selatan (khas Mozambik). Yang artinya ada kemungkinan besar mereka adalah tentara Mozambik,” ujar Zenaida Machado, Peneliti Human Right Watch.

“Karena dari apa yang kami tau, para pemberontak berbahasa Swahili, dalam beberapa kasus, mereka juga berbahasa Arab, Makhuwa dan Makonde,” jelasnya.

Media lokal memberitakan, bahwa pelaku sudah teridentifikasi, yakni seorang prajurit yang mungkin sudah dibunuh.

"FDS (Pasukan Pertahanan dan Keamanan) menegaskan kembali bahwa mereka tidak setuju dengan tindakan biadab yang mendukung pelanggaran hak asasi manusia," kata tentara Mozambik dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah Membantahnya

Menteri Pertahanan Mozambik, Jaime Neto mengatakan bahwa sebuah video yang memperlihatkan orang-orang berpakaian seragam tentara memukuli dan membunuh seorangwanita telanjang telah direkayasa.

Video itu dikatakan telah direkam di provinsi Cabo Delgado yang kaya gas, di mana pasukan pemerintah sedang memerangi pasukan pemberontak Islam garis keras.

Rekomendasi Untuk Anda

Para pemberontak tersebut dikenal sebagai al-Shabab, dan telah berjanji setia kepada kelompok militan ISIS.

Kementerian pertahanan mengutuk rekaman itu sebagai "mengerikan", dan mengatakan akan melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah itu asli.

Berbicara di stasiun televisi lokal pada hari Rabu (16/9/2020), Neto mengatakan video itu telah diedit oleh "orang jahat" untuk merendahkan citra militer.

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut, tetapi mengatakan orang-orang yang bertanggung jawab atas pembuatan video tersebut akan diperkenalkan di depan publik dan dihukum.

Namun pemerintah membantah tuduhan itu, dengan mengatakan para pemberontak dikenal "menyamar sebagai tentara".

“Pasukan Mozambik akan melanjutkan operasi untuk memulihkan perdamaian di wilayah tersebut,” kata Neto.

Apa yang dikatan Neto sedikit ada benarnya, karena dalam video lainnya, para pemberontak menjarah senjata tentara awal tahun 2020, dengan modus berpura-pura menjadi tentara.

Bahkan menggunakan seragam tentara untuk menguasai kota.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas