Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Arab Saudi Bakal Buka Umrah Secara Bertahap, Jemaah Dilarang Sentuh Kakbah dan Cium Hajar Aswad

Setelah sukses menggelar pelaksanaan haji zero Covid-19, Arab Saudi kini menyiapkan pembukaan umrah secara bertahap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Arab Saudi Bakal Buka Umrah Secara Bertahap, Jemaah Dilarang Sentuh Kakbah dan Cium Hajar Aswad
STR / AFP
Jamaah yang berpakaian ihram terlihat sedang tawaf mengelilingi Kakbah dengan mengikuti garis melingkar di pelataran Kakbah. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, SAUDI ARABIA - Setelah sukses menggelar pelaksanaan haji zero Covid-19, Arab Saudi kini menyiapkan pembukaan umrah secara bertahap.

Umrah untuk warga lokal Arab Saudi akan berlangsung pada 4 Oktober dan 1 November untuk jemaah dari luar Arab Saudi.

Penerapan protokol ketat kembali diberlakukan pada prosesi umrah ini.

Satu di antaranya adalah tidak diperbolehkannya menyentuh Kakbah dan Hajar Aswad.

Baca: Pembangunan Kantor Layanan Haji dan Umrah Indonesia di Arab Saudi Dimulai Tahun 2021

Dilansir dari Arab News, Senin (28/9/2020), protokol kesehatan pemerintah Arab Saudi itu menyebutkan, tawaf dilaksanakan di luar pagar pembatas.

Barrier itu dibangun mengelilingi Kakbah sejak Maret 2020.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga, jemaah umrah tidak dapat mendekati Kakbah dan Hajar Aswad.

Baca: Umrah Jemaah Luar Negeri akan Dilaksanakan Per Negara

Padahal di masa normal, jutaan umat muslim yang melakukan tawaf biasanya berebutan mencium Hajar Aswad.

Prosesi Umrah Berlangsung Hanya 3 Jam

Jemaah di saat pandemi Covid-19 ini hanya diberikan waktu 3 jam untuk menyelesaikan semua prosesi umrah.

Sementara di waktu non pandemi Covid-19 jemaah biasa menyelesaikannya 6-8 jam.

Baca: Indonesia Akan Bangun Kantor Layanan Haji dan Umrah di Arab Saudi

Selama 3 jam itu jemaah melakukan prosesi seperti mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali, berjalan di antara Bukit Safa dan Marwah tujuh kali (Sa'i) serta mencukur rambut.

Pada tahap pertama ini umrah lokal hanya akan diikuti 6 ribu jemaah.

Para jemaah akan dibagi menjadi kelompok berisi 1.000 orang dengan pelaksanaan umrah di waktu yang berbeda-beda.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas