Pilpres AS 2020: Lebih dari 9 Juta Orang Texas Berikan Suara Lebih Awal
Jumlah pemilih awal yang memberikan suara lebih awal di Lone Star, Texas tahun ini melampaui total pemilih pada 2016 lalu.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Muhammad Renald Shiftanto
TRIBUNNEWS.COM - Jumlah pemilih yang memberikan suara lebih awal di Lone Star, Texas tahun ini melampaui total pemilih pada 2016 lalu.
Mengutip NPR, menurut penghitungan yang dikumpulkan oleh data base pelacakan jumlah pemilih di Proyek Pemilu AS, sejauh ini, lebih dari sembilan juta orang Texas telah menentukan pilihannya.
Berdasarkan data dari Kantor Sekretaris Texas, selama pemilihan umum terakhir, jumlah pemilih untuk negara bagian terpadat kedua di negara itu adalah 8.969.226 jiwa.
Michael McDonald, seorang profesor ilmu politik di University of Florida yang menjalankan Proyek Pemilu AS buka suara terkit hal ini.
Baca juga: Pilpres AS 2020: 4 Negara Asia yang Dukung Donald Trump Menang, dari Hong Kong hingga Jepang
Baca juga: Jelang Pilpres AS, Kampanye Terbuka di Tengah Pandemi, Ada yang Gunakan Kapal Boat di Florida
McDonald merangkan, Texas bergabung dengan Hawaii sebagai negara bagian pertama yang melampaui angka partisipasi pemilih 2016 melalui pemungutan suara awal saja.
Sementara itu, akun media sosial pemerintah Texas menulis cuitan agar para warga segera memberikan suara lebih awal karena sudah memasuki hari terakhir.
"Hari ini adalah kesempatan terakhir Anda untuk memberikan suara lebih awal di Texas," kata akun pemilihan negara bagian itu dalam cuitan Jumat kemarin.
"Temukan lokasi pemungutan suara awal, daftar 7 bentuk tanda pengenal berfoto yang disetujui yang dapat Anda gunakan untuk memilih, dan apa yang harus Anda lakukan jika Anda tidak memiliki dan tidak dapat memperolehnya secara wajar di VoteTexas.gov," tambahnya.
Baca juga: H-2 Pilpres AS: Ketika Trump dan Biden Dibandingkan untuk Kebijakan Mengatasi China
Untuk diketahui, jumlah pemilih awal di seluruh negara bagian ini juga mengikuti Harris County, yang mencakup Houston, yang mencetak rekor sepanjang masa dengan jumlah pemilih pada Kamis malam.
"Kami baru saja mencapai jumlah pemilih tertinggi kami. Pernah. Hampir 1,4 juta suara telah diberikan di Harris County dan kami bahkan belum selesai dengan Pemungutan Suara Awal. Ayo kita tingkatkan skornya, Texas," kata Hakim Harris County Lina Hidalgo dalam cuitan.
Baca juga: Pilpres AS 2020: 4 Negara Asia yang Dukung Donald Trump Menang
Jutaan pemilih di seluruh negara bagian diharapkan hadir pada Hari Pemilihan 3 November 2020 dan surat suara masih akan dihitung.
The Texas Tribune melaporkan, kemungkinan, Texas menetapkan jumlah pemilih baru yang memecahkan rekor bisa menjadi kemungkinan.
"Lonjakan suara sebagian karena tingginya jumlah pemilih selama pemungutan suara awal dan peningkatan pemilih terdaftar di daerah perkotaan dan pinggiran kota yang berkembang di Texas. Tetapi faktor waktu lainnya juga berperan," kata The Texas Tribune.
Baca juga: Pandangan DPR Soal Dampak Pilpres AS ke Indonesia
Negara Bagian Merah
Selama beberapa dekade, Texas telah menjadi negara 'bagian merah' yang andal, memberikan suara untuk calon presiden dari Partai Republik di setiap pemilihan umum sejak 1980.