Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banyak Pemilih Muda Berpartisipasi dalam Pilpres AS, Rela Mengemudi 30 Jam Demi Berikan Suara

Banyaknya pemilih muda yang berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2020 mengundang tanda tanya.

Banyak Pemilih Muda Berpartisipasi dalam Pilpres AS, Rela Mengemudi 30 Jam Demi Berikan Suara
JIM WATSON, Brendan Smialowski / AFP
(COMBO) Kombinasi gambar yang dibuat pada 22 Oktober 2020 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump (kiri) dan kandidat Presiden dari Partai Demokrat dan mantan Wakil Presiden AS Joe Biden saat debat terakhir presiden di Belmont University di Nashville, Tennessee, pada 22 Oktober 2020 . 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyaknya pemilih muda yang berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2020 mengundang tanda tanya.

Reporter VOA Irfan Ihsan yang melaporkan secara langsung dari Washington DC mengatakan ada sejumlah alasan mengapa pemilih muda turut berpartisipasi dalam persaingan antara Donal Trump dan Joe Biden tersebut.

"Yang bisa kita lihat itu terutama mengenai kondisi dan isu yang terjadi saat ini. Nomor satu adalah saat ini terjadi Covid, yang memang banyak orang ini mereka mengharapkan adanya suatu perubahan," ujar Irfan, yang dikutip Tribunnews.com dalam 'Liputan Live Pemilu AS' dari IG Live @opiniid, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Warga Amerika Akan Tentukan Presidennya Besok, Pilih Donald Trump atau Joe Biden

"Karena Covid ini sudah berlangsung sejak bulan Maret di Amerika dan sudah dilakukan lockdown di beberapa negara bagian, jadi ini yang mendorong juga minat (pemilih muda) semakin besar (berpartisipasi) gitu. Ingin adanya sesuatu yang lebih nyata dan lebih baik," imbuhnya.

Tapi di sisi lain, kata Irfan, banyak pula pemilih muda yang merasa keadaan di Amerika sudah lebih baik.

Karenanya sebagian menginginkan melanjutkan sesuatu yang sudah baik itu agar tidak diganti.

Sehingga memang ada pemilih muda dari dua kubu yang sama-sama turut ingin berpartisipasi.

Faktor kedua adalah peran di sosial media yang semakin besar sekarang.

Baca juga: Begini Media Internasional Memberitakan Pilpres Amerika Serikat, Ada yang Anggap Memalukan

Menurut Irfan, sosial media menjadi semakin penting menumbuhkan kepedulian dari anak-anak muda di Negeri Paman Sam.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas