Desa Leluhur Kamala Harris di India Gelar Festival Meriah Rayakan Keunggulan Joe Biden
Banyak tetangganya menonton perkembangan demi perkembangan dari penghitungan suara pemilihan presiden AS di ponsel mereka.
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
![Desa Leluhur Kamala Harris di India Gelar Festival Meriah Rayakan Keunggulan Joe Biden](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/kamala-harris-di-studio-darurat-di-hotel-dupont.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, THULASENDRAPURAM - Penduduk sebuah desa di India, tempat leluhur Calon Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Kamala Harris, bersuka cita.
Di jalanan desa itu banyak lukisan berisi slogan-slogan harapan kemenangan Harris di Pilpres AS.
Dan kini bersama pasangan Harris yakni Capres Joe Biden mendekati kemenangan menuju Gedung Putih.
Thulasendrapuram nama desa itu terletak sekitar 320 km selatan Chennai India.
Itu adalah desa tempat kakek dari pihak ibu Harris lahir pada lebih dari satu abad yang lalu.
"Dari kemarin, kami antusias dengan hasil akhir," kata Abirami warga desa seperti dilansir Reuters, Kamis (5/11/2020).
"Sekarang, kami mendengar berita positif. Kami menunggu untuk merayakan kemenangannya," ucapnya.
Baca juga: Ini yang Bakal Terjadi Jika Donald Trump Menolak Kekalahan di Pilpres AS
Banyak tetangganya menonton perkembangan demi perkembangan dari penghitungan suara pemilihan presiden AS di ponsel mereka.
Desa hijau yang subur di selatan negara itu juga telah dihiasi dengan poster Harris, dengan doa yang dipanjatkan di kuil Hindu setempat.
Kakek Harris, P.V. Gopalan dan keluarganya pindah ke Chennai hampir 90 tahun yang lalu. Dia pensiun di sana sebagai pejabat tinggi pemerintah.
Harris lahir dari seorang ibu India dan seorang ayah Jamaika yang sama-sama berimigrasi ke Amerika Serikat untuk belajar.
Orangtuanya mengunjungi Thulasendrapuram ketika Harris masih berusia lima tahun dan berulang kali teringat berjalan-jalan dengan kakeknya di pantai Chennai.
Kirim Doa Jelang Pemilu
Pendukung Kamala Harris mengadakan doa di dekat desa leluhurnya di India menjelang pemilihan umum AS pada Selasa (3/11/2020).