Kecaman Dunia Sikapi Serangan Terhadap Kedutaan Besar Arab Saudi di Den Haag Belanda
Serangan senjata terhadap Kedutaan Besar Arab Saudi di Belanda pada Kamis (12/11/2020) dikutuk sejumlah organisasi Islam dan komunitas internasional.
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Adi Suhendi
UEA menambahkan bahwa mereka menolak "semua bentuk kekerasan yang bertujuan untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas yang bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip agama dan kemanusiaan."
Dhaifallah Ali Al-Fayez, juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania, mengatakan Amman mengecam "tindakan pengecut" dan penargetan orang yang tidak bersalah.
Dia menambahkan bahwa Yordania berdiri "benar-benar" bersama Arab Saudi terhadap semua ancaman terhadap keamanan dan fasilitas negara itu.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan insiden itu telah menjadi "serangan pengecut dan mempercayai langkah-langkah yang diambil oleh otoritas Belanda untuk mengungkap para pelaku."
Baca juga: BREAKING NEWS: Kedutaan Arab Saudi di Belanda Ditembaki Orang Tak Dikenal
“Pakistan juga "mengutuk keras" insiden penembakan di Kedutaan Besar Saudi di Den Haag,” kata Kementerian Luar Negeri pada Jumat (13/11/2020).
"Serangan memalukan itu secara terang-terangan melanggar semua hukum dan norma internasional," kata sebuah pernyataan dari kementerian,
Kementerian itu juga menyatakan solidaritas dengan Arab Saudi "terhadap ancaman apa pun terhadap keselamatan dan keamanannya."
Pakistan memuji tindakan cepat yang diambil oleh otoritas Belanda, kata kementerian itu, dan berharap bahwa mereka yang bertanggung jawab akan segera dibawa ke pengadilan.
Arab Saudi berterima kasih kepada otoritas Belanda atas respon cepat mereka dalam bergerak ke tempat kejadian dan mendesak warga Saudi di Belanda untuk ekstra hati-hati.
Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan dalam sebuah pernyataan, pihaknya menilai sangat serius kasus penembakan itu dan terus berhubungan intens dengan otoritas Saudi.
“Sejumlah selongsong peluru ditemukan di tempat kejadian,” kantor berita Belanda ANP mengutip keterangan polisi.
Kerajaan mengatakan sedang menunggu hasil penyelidikan polisi Belanda dan mendorong mereka yang bertanggung jawab atas serangan akan dibawa ke pengadilan.
Media lokal mengatakan 20 lubang peluru ditemukan di gedung dan menunjukkan gambar lubang di jendela.
Namun Polisi, tidak mengatakan berapa banyak tembakan telah ditembakkan.
Sehari sebelumna, pada hari Rabu (11/11/2020), sebuah bom meledak di Jeddah, Arab Saudi.