Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gubernur Tokyo Jepang Perkenalkan Itsutsunoko, 5 Pedoman Antisipasi Corona

Gubernur Tokyo Yuriko Koike memperkenalkan Itsutsunoko, 5 pedoman dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Gubernur Tokyo Jepang Perkenalkan Itsutsunoko, 5 Pedoman Antisipasi Corona
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Gubernur Tokyo Yuriko Koike memperkenalkan Itsutsunoko, 5 Pedoman Antisipasi Corona. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gubernur Tokyo Yuriko Koike memperkenalkan Itsutsunoko, 5 pedoman dalam mengantisipasi penyebaran virus corona, Kamis (19/11/2020).

Hal ini dilakukan mencermati semakin meningkatnya jumlah masyaeayat yang terinfeksi virus corona di Tokyo.

Diketahui memasuki gelombang ketiga virus corona, kemarin jumlah warga yang terinfeksi covid-19 di Tokyo mencapai 534 orang per hari.

Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam sejarah Jepang.

Itsutsunoko, atau 5 Pedoman Antisipasi Corona itu adalah jumlah kelompok yang sedikit jika makan bersama di luar seperti di restoran dan sebagainya.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike
Gubernur Tokyo Yuriko Koike (Richard Susilo)

Kedua, jam makan singkat selama berada di dalam restoran tertutup.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga, kalau bisa suara atau bicara pelan-pelan, jangan keras-keras saat makan saat bertemu beberapa orang.

Keempat, kalau makan sebaiknya pakai piring kecil sehingga makan sendiri saja, jangan share makanan dengan piring besar.

Kelima, sering mencuci tangan bersihkan diri.

Jangan lupa pula, Koike menambahkan, gunakan hati nurani untuk antisipasi pandemi Corona.

Baca juga: Fakta Unik Jalur Kura-kura di Rel Kereta Jepang, Solusi Menyelamatkan Hewan dan Cegah Keterlambatan

"Kalau sudah tahu melanggar protokol kesehatan, berisiko tinggi untuk infeksi, janganlah lakukan," kata dia.

Misalnya merasa sungkan untuk menolak makan bersama 4 orang teman (jumlah maksimal makan bersama).

Jumlah orang yang sakit parah di seluruh Jepang bertambah banyak saat ini.

Peningkatan tersebut dilatarbelakangi oleh jumlah penderita yang telah menyebar ke berbagai kelompok usia seperti paruh baya dan lanjut usia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas