Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Asahan Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia, Pelakunya Diduga Warga Aceh

Pelaku merupakan tetangga korban dan sedang cekcok dengan pasangannya dan saksi melihat pelaku keluar dari kamar korban berlumuran darah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Warga Asahan Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia, Pelakunya Diduga Warga Aceh
HO / Tribun Medan
Kesuma Hayati Aulia Sirait 

Laporan Wartawan Tribun Medan  Alif Al Qadri Harahap

TRIBUNNEWS.COM, ASAHAN - Kesuma Hayati Aulia Sirait Tenaga kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Asahan, Kamis (24/12/2020) menjadi korban pembunuhan di Klang, Selangor, Malaysia.

Diduga pelaku bukanlah warga Malaysia melainkan juga orang Indonesia yang bekerja di Malaysia.

Hal itu diungkapkan Mariadi, kerabat korban yang pertama sekali mendapatkan kabar meninggalnya Hayati Sirait.

"Kami dapat informasi yang membunuh ini warga Aceh, tapi si pelaku saat ini kabur entah kemana," ujarnya, Sabtu (26/12/2020).

Baca juga: KALEIDOSKOP 2020: 6 Kasus Pembunuhan dalam Keluarga, Suami Bunuh Istri hingga Ibu Bunuh 3 Balitanya

Menurutnya pelaku merupakan tetangga korban dan sedang cekcok dengan pasangannya.

"Inikan kamarnya cuma beda dinding, terus dari kemenakan saya yang di sana, kebetulan satu kamar dengan korban dan kakaknya, si pelaku ini sedang cekcok dengan istrinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sudah dicari istrinya ga pulang," Katanya.

Ia mengatakan, seorang saksi mata yang melihat bahwa ada seorang lelaki yang lompat dari kamar korban dengan baju penuh dengan darah.

"Ada bapak-bapak melihat seorang pria lompat dari atas dengan merangkak menggunakan pipa.

Dia awalnya mendengar ada suara teriakan dari kamar," jelasnya.

Baca juga: Mengenang 16 Tahun Tsunami Aceh: Tujuh Hari Tim SAR Mahameru Evakuasi Ratusan Jenazah

Katanya, bapak tersebut mengatakan hal itu kepada Dinda (kakak korban), namun kakak korban tidak mempercayainya.

"Pas sampai di depan pintu kamar, kamarnya di kunci dari dalam.

Terus setelah didobrak dilihatlah korban udah berlumuran darah," katanya.

Katanya, hal itu terjadi terlalu cepat dikarenakan Dinda bersama dengan sepupunya Tika, hendak membeli makan siang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas