Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Grace Gundrum, Gadis China-Amerika Jadi Peraih Sabuk Hitam Jiu Jitsu Termuda di Amerika

Grace Gundrum dijuluki The Silent Assassin, berkat kemampuannya bertarung secara menakjubkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Setya Krisna Sumarga
zoom-in Grace Gundrum, Gadis China-Amerika Jadi Peraih Sabuk Hitam Jiu Jitsu Termuda di Amerika
SCMP/Handout
Grace Gundrum, remaja China-Amerika meraih sabuk hitam jiu jitsu di usia 18 tahun. Ia menjadi gadis termuda di AS yang meraih sabuk paling tinggi di cabang bela diri asal Jepang itu. 

Penampilan Gundrum membuat para komentator lokal kagum. Oktober 2020, Gundrum mengalahkan juara dunia tiga kali, Pati Fontes, untuk menjadi juara kelas jerami Fight2Win.

"Saya terkadang berpikir kembali seperti, 'Oh, itu keren' (menghadapi lawan tingkat tinggi), tetapi saya mencoba untuk tidak terus-menerus memikirkannya,” kata Gundrum.

“Saat saya bertanding melawan mereka, saya mencoba untuk fokus pada aksi,” imbuh Gundrum, yang pindah dari karate ke jiu-jitsu saat ia berusia 10 tahun, dan juga ikut kompetisi gulat.

Diadopsi dan dibawa ke AS pada usia yang sangat muda, dia menganggap dirinya "benar-benar sepenuhnya Amerika". Ia baru sekali pulang ke China.

“Saya tidak begitu tahu banyak karena saya tidak berada di China selama itu. Mereka tidak tahu persis di mana saya dilahirkan, tetapi mereka mengurus dokumen dan mengadopsi saya dari Beijing dan kami kembali ke AS dari sana,” kenangnya.

“Saya tidak pernah belajar bahasa Mandarin atau bersama keluarga Tionghoa atau apa pun. Sebagian besar keluarga saya berasal dari Amerika,” bebernya.

“Adik perempuan saya juga diadopsi dari China, jadi saya kembali ketika saya berusia empat atau lima tahun untuk mengadopsinya," kata Gundrum.

Rekomendasi Untuk Anda

Sabuk hitam bagi dirinya mungkin masih belum ada apa-apanya, tetapi punya prospek bagus bagi masa depannya.

“Ya, pasti ada banyak tekanan saat mendapatkan sabuk hitam,-itu menambah banyak hal. Saya tidak pernah berpikir saya akan sejauh ini, tetapi saya tidak dapat menariknya kembali. Saya hanya harus terus maju dan mewakilinya dengan baik,” katanya.

Gundrum mengatakan dia akan memprioritaskan pendidikannya setelah diterima di Universitas Lehigh di jurusan ilmu komputer dan teknik.

“Saya ingin mencoba melakukan keduanya. Jika saya berkompetisi lagi, saya akan kuliah di waktu yang sama," janji Grace Gundrum.(Tribunnews.com/SCMP/xna)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas