Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Antony Blinken, Menteri Luar Negeri Baru AS yang Ingin Pulihkan Dominasi AS di Dunia

Senat telah mengukuhkan Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ke-71.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Sosok Antony Blinken, Menteri Luar Negeri Baru AS yang Ingin Pulihkan Dominasi AS di Dunia
CHANDAN KHANNA / AFP
Calon Menteri Luar Negeri Antony Blinken (kanan) berpartisipasi saat Presiden terpilih AS Joe Biden berbicara selama acara pengumuman kabinet di Wilmington, Delaware, pada 24 November 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Senat telah mengukuhkan Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ke-71.

Sebagai diplomat top AS, Blinken berada di posisi kabinet paling senior.

Dia menjadi sekretaris keempat di garis suksesi presiden dengan jabatannya saat ini.

Blinken (58) sebelumnya telah menjabat sebagai Wakil Menlu dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional selama pemerintahan mantan Presiden Barack Obama.

Blinken dilantik oleh Dirjen Departemen Luar Negeri AS di Ruang Perjanjian di lantai 7 yang dikenal sebagai Mahogany Row.

"Kepemimpinan Amerika masih penting," kata Blinken pada 19 Januari lalu, menyoroti pengaruh AS kepada dunia.

"Kenyataannya, dunia tidak mengatur dirinya sendiri."

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat kita tidak memimpin, maka salah satu dari dua hal kemungkinan besar akan terjadi. Entah beberapa negara lain mencoba mengambil tempat kita," kata Blinken, dikutip dari AP News.

Baca juga: Antony Blinken Resmi Jadi Menteri Luar Negeri AS

Baca juga: Menlu Blinken: AS Akan Bersama Negara-negara Asia Tengara Lawan Tekanan China

Antony Blinken, calon Menlu AS.
Antony Blinken, calon Menlu AS. (STEPHANE DE SAKUTIN AFP/File)

Blinken bersumpah, pemerintahan Biden akan mendekati dunia dengan kerendahan hati dan kepercayaan diri.

"Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan di rumah untuk meningkatkan posisi kami di luar negeri," ujarnya.

Saat ini hubungan Amerika Serikat dengan sekutu di Eropa dan Asia sedikit merenggang pasca kepemimpinan Trump.

Meskipun bertekad akan mengembalikan keharmonisan hubungan dengan mereka, Blinken mengaku setuju dengan beberapa kebijakan luar negeri Trump.

Dia mendukung Abraham Accords, rencana normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab dan sikap keras terhadap China atas dugaan pelanggaran HAM dan sengketa Laut Cina Selatan.

Dia juga ingin mengembalikan kesepakatan nuklir dengan Iran.

Saat Trump menjabat, AS menarik diri dari kesepakatan tersebut pada 2018.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas