Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bocah Berusia 7 Tahun di Malaysia Tewas Dibunuh Orangtuanya, Ditemukan Memar dan Luka

ditemukan bekas luka sepanjang tiga sentimeter di belakang kepala Amir, diduga luka baru yang diterima korban dari orang tuanya

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bocah Berusia 7 Tahun di Malaysia Tewas Dibunuh Orangtuanya, Ditemukan Memar dan Luka
Instagram / tuhfahnazira
Zubaidi Amir Qusyairi (7) bocah diduga meninggal karena dianiaya oleh orang tuanya, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwajib, terdapat beberapa bekas luka dan memar. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Syamsul Azman

TRIBUNNEW.COM, MALAYSIA  - Bocah berusia 7 tahun, Zubaidi Amir Qusyairi tewas karena  dianiaya  orangtuanya.

Ini diketahui dari hasil pemeriksaan oleh pihak berwajib, terdapat beberapa bekas luka dan memar.

Melansir dari Harian Metro, Minggu (31/1/2021) malam, ada banyak memar dan luka lama serta luka baru di tubuh Amir.

Selain itu, ditemukan bekas luka sepanjang tiga sentimeter di belakang kepala Amir, diduga luka baru yang diterima korban dari orang tuanya.

Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Negeri, Asisten Komisioner Mohd Sukri Kaman, memberikan penjelasan.

Sebutnya pihaknya belum bisa menjelaskan penyebab kematian, apakah korban meninggal karena dianiaya atau karena lemas di kamar mandi, seperti yang disebutkan orang tuanya sebelum ini.

Baca juga: KBRI Lapor ke Polisi Malaysia Minta Penyelidikan Kasus Pembakaran Bendera Merah Putih

Rekomendasi Untuk Anda

Hasil laporan hasil otopsi juga belum bisa dipastikan penyebab kematian, karena ada beberapa spesimen yang perlu dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pengujian lebih lanjut.

"Masih terlalu dini untuk memastikan penyebab kematiannya, baru bisa dipastikan ada luka-luka terutama di bagian kepala dan beberapa anggota tubuh, terutama di punggung korban.

"Kami yakin luka itu karena dipukul dengan benda tumpul, tapi kami masih melakukan penyelidikan menyeluruh apakah cedera itu disebabkan oleh korban yang jatuh atau dipukul oleh orang lain," terangnya.

Dia mengatakan beberapa spesimen seperti paru-paru, jantung dan hati telah dikirim ke laboratorium untuk diuji, namun tidak bisa dipastikan kapan hasilnya akan didapat.

Dikatakannya, sebelumnya polisi Malaysia mendatangi rumah korban pada hari Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Tawuran Geng Motor di Tambora Tewaskan Seorang Remaja, Polisi Buru Para Pelaku

Saat itu korban sudah dikeluarkan dari bak mandi, yang terletak pada bagian bawah rumah.

"Ketika polisi tiba, korban baru saja meninggal dunia, sekitar tiga jam, sekaligus menepis anggapan-anggapan warganet, bahwa Amir telah meninggal lebih dari tiga hari," tambahnya.

Mohd Sukri juga yakin jenazah korban akan diserahkan kepada waris yang sah pagi esok (hari ini) untuk urusan pengebumian.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas