Tribun

Krisis Myanmar

Keberadaan Aung San Suu Kyi Cs Masih Misteri Setelah Lebih 24 Jam Ditangkap

Militer Myanmar tidak memberikan informasi tentang di mana mereka ditahan atau bagaimana kondisi terkini.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Keberadaan Aung San Suu Kyi Cs Masih Misteri Setelah Lebih 24 Jam Ditangkap
Thet AUNG / AFP
Presiden Myanmar Win Myint (kiri) dan Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi (kanan) tiba untuk menghadiri resepsi untuk menandai peringatan 72 tahun Hari Persatuan Nasional di Naypyidaw pada 12 Februari 2019. 

TRIBUNNEWS.COM, NAYPYDAW — Keberadaan pemimpin terpilih Myanmar Aung San Suu Kyi (75), Presiden Win Myint dan para pemimpin NLD lainnya masih tidak diketahui hingga Selasa (2/2/2021), lebih dari 24 jam setelah penangkapan oleh militer.

Militer Myanmar tidak memberikan informasi tentang di mana mereka ditahan atau bagaimana kondisi terkini.

Biksu Buddha Shwe Nya War Sayadawa, yang dikenal karena dukungannya yang blak-blakan untuk NLD, juga termasuk di antara mereka yang ditangkap pada Senin (1/2/2021), kata pimpinan kuilnya. Biksu adalah kekuatan politik yang kuat di Myanmar yang mayoritas Buddha.

Suu Kyi menyerukan protes terhadap kediktatoran militer dalam sebuah pernyataan yang disiapkan untuk mengantisipasi penangkapannya dan dibebaskan pada hari Senin.

Sebagai pemimpin sementara, Panglima angkatan bersenjata Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, yang telah mendekati masa pensiun, menjanjikan pemilu yang bebas dan adil dan serah terima kekuasaan kepada partai pemenang, tanpa memberikan jangka waktu.

Mengkonsolidasikan kudeta, junta militer mencopot 24 menteri dan menunjuk 11 pengganti untuk mengawasi kementerian termasuk keuangan, pertahanan, urusan luar negeri dan dalam negeri.

Jalan-jalan di Myanmar sepi dalam semalam selama jam malam yang sudah diberlakukan untuk menghentikan penyebaran virus corona. Pasukan dan polisi anti huru-hara menguasai ibukota, Naypyitaw, dan pusat komersial utama Yangon.

Pada Selasa pagi, koneksi telepon dan internet berjalan lagi.

Namun tempat-tempat seperti pasar yang ramai masih sepi dan bandara di pusat komersial Yangon ditutup.

Bank mengatakan mereka akan dibuka kembali pada Selasa (2/2/2021), setelah menangguhkan layanan pada Senin, di tengah aksi masssa buru-buru untuk menarik uang tunai.

Suu Kyi, Presiden Win Myint dan para pemimpin para pemimpin senior partai Liga Demokrasi (NLD) ditangkap pada dini hari, Senin (1/2/2021), kata juru bicara NLD Myo Nyunt kepada Reuters melalui telepon.

Kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet mengatakan setidaknya 45 orang telah ditahan militer Myanmar.

Sebuah video yang diposting ke Facebook menunjukkan penangkapan anggota parlemen regional Pa Pa Han. Suaminya memohon kepada orang-orang dengan pakaian militer berdiri di luar gerbang. Seorang anak kecil dapat terlihat menempel di dadanya dan meratap.

Baca juga: Ambil Alih Kekuasaan, Militer Myanmar Copot 24 Menteri dan Tunjuk 11 Pengganti

Pasukan dan polisi anti huru-hara berdiri di Yangon di mana penduduk berbondong-bondong  ke pasar untuk menimbun persediaan dan yang lain berbaris di ATM untuk menarik uang tunai. Bank menangguhkan layanan tetapi mengatakan mereka akan membuka kembali mulai Selasa (2/2/2021).

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas