Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kekurangan Jarum Suntik Hambat Peluncuran Vaksinasi Covid-19 di Jepang

Upaya vaksinasi Covid-19 pemerintah Jepang dimulai pada Rabu (17/2/2021) tetapi terancam kekurangan jarum suntik khusus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Kekurangan Jarum Suntik Hambat Peluncuran Vaksinasi Covid-19 di Jepang
JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Pfizer/Biontech, diambil pada 23 November 2020. Terbaru, Kekurangan Jarum Suntik Hambat Peluncuran Vaksinasi Covid-19 Jepang 

TRIBUNNEWS.COM - Upaya vaksinasi Covid-19 pemerintah Jepang dimulai pada Rabu (17/2/2021).

Tetapi, jutaan dosis vaksin Pfizer akan terbuang sia-sia karena pemerintah Jepang kekurangan jarum suntik.

"Kami masih berusaha mengamankan jarum suntik," kata Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato pada Selasa (16/2/2021).

Jepang yang memiliki 126 juta populasi menandatangani kontrak dengan Pfizer Inc bulan lalu untuk pengadaan 144 juta dosis vaksin.

Mengutip Reuters, jumlah tersebut cukup untuk 72 juta penduduk Jepang.

Baca juga: Ada Vaksinasi, Industri Otomitif Diyakini Melaju Lebih Kencang di Kuartal III

Baca juga: Malaysia Akan Terima Paket Pertama Vaksin Covid-19 Pfizer pada 21 Februari

Ilustrasi vaksin Pfizer/Biontech, diambil pada 23 November 2020. Terbaru, Kekurangan Jarum Suntik Hambat Peluncuran Vaksinasi Covid-19 Jepang
Ilustrasi vaksin Pfizer/Biontech, diambil pada 23 November 2020. Terbaru, Kekurangan Jarum Suntik Hambat Peluncuran Vaksinasi Covid-19 Jepang (JOEL SAGET / AFP)

Pfizer menerangkan, satu botol vaksin dapat digunakan untuk enam kali suntikan.

Tetapi, dibutuhkan jarum suntik khusus yang dapat mempertahankan volume larutan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara, dengan jarum suntik standar, hanya lima suntikan yang dapat diambil.

Pekan lalu, saat Kato ditanya soal stok jarum suntik, dia tak langsung menjawab.

Pada Selasa (16/2/2021) dia mengakui bahwa tanpa jarum suntik khusus itu, akan ada pemborosan.

Baik juru bicara Pfizer Jepang dan pejabat Kementerian Kesehatan Jepang menolak mengatakan apakah kontrak untuk memasok Jepang dengan 144 juta dosis vaksin pada akhir tahun didasarkan pada enam dosis yang diambil dari setiap botol.

Baca juga: Bio Farma: Pengiriman 140 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac Selesai Juli 2021

Baca juga: BPOM Terbitkan EUA pada Vaksin Covid-19 Produksi Bio Farma

Vaksinasi Penduduk Jepang

Peluncuran vaksinasi bagi penduduk Jepang dengan cepat adalah prioritas utama pemerintahan Suga.

Sebab, Suga bertekad mengadakan Olimpiade Tokyo musim panas ini, setelah sempat tertunda setahun karena pandemi virus corona.

Sebagai upaya meminimalkan jumlah vaksin yang tidak digunakan, pemerintah meminta produsen peralatan medis untuk meningkatkan produksi jarum suntuk.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas