Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Donald Trump lolos dari pemakzulan: Apa dampak bagi dirinya, Joe Biden, dan Amerika Serikat?

Untuk kedua kalinya Trump lolos dari pemakzulan. Apakah dia akan kembali ke politik? Dan bagaimana Biden menyikapi hasil ini?

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Dalam lima hari, hasil pemakzulan terhadap Donald Trump yang digulirkan Senat Amerika Serikat sudah dapat disimpulkan.

Sebagaimana diprediksi banyak kalangan, mantan Presiden AS itu dinyatakan tidak bersalah setelah dituduh menghasut pendukungnya membuat huru-hara di Gedung Capitol, 6 Januari lalu.

Dalam sidang yang berlangsung, Sabtu (13/02) waktu setempat, mayoritas anggota Senat, termasuk tujuh anggota Partai Republik, setuju menghukum Trump.

Lewat pemungutan suara dalam sidang pemakzulan itu, 57 anggota Senat menghendaki hukuman bagi Trump, sementara 43 anggota lainnya menyatakan hal sebaliknya.

Namun 57 suara yang mendukung sanksi untuk Trump itu tak cukup untuk memakzulkan Trump. Upaya pemakzulan itu minimal harus didukung 67 suara.

Sepanjang sejarah, ada empat presiden AS yang pernah dibawa ke proses pemakzulan. Yang dijalani Trump ini adalah yang berlangsung paling kilat.

Trump
Getty Images
Sejarah mencatat Donald Trump dua kali menghadapi sidang pemakzulan.

Bagaimanapun, proses pemakzulan yang cepat ini akan menimbulkan konsekuensi. Preseden tercipta, bahwa seseorang yang tidak lagi berstatus presiden AS diseret ke mekanisme pemakzulan.

Rekomendasi Untuk Anda

Reputasi sistem pemakzulan ini pun ternoda. Ajang ini akan menjadi panggung pertempuran politik di masa depan.

Ini adalah sejumlah figur kunci dalam pemakzulan Trump dan latar belakang bagaimana mereka bisa terlibat dalam proses bersejarah di AS tersebut.

Donald Trump

Upaya pemakzulan baru dengan hasil yang sama dengan proses sebelumnya.

Trump sekali lagi dapat menghindari hukuman Senat karena sebagian besar koleganya di Partai Republik berada di sisinya.

Kelompok yang berupaya memakzulkannya tak mampu mendapatkan dukungan dua pertiga suara anggota Senat.

Hasil ini, pada tingkat paling dasar, merupakan kemenangan bagi Trump. Dengan hasil ini pula, dia masih memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden tahun 2024.

Sebagian besar basisnya dukungan Trump masih utuh. Baik di DPR maupun di Senat, sebagian besar politikus Partai Republik menentang proses pemakzulan terhadapnya.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas