Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Edo Daruma, 100 Tahun Bukti Konkrit Keagungan Jepang Masa Lampau

Hanya satu boneka Daruma kuno berusia 100 tahun lebih yang kini disimpan dengan baik di Shokuin Kaikan Kamoga, Kyoto.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Edo Daruma, 100 Tahun Bukti Konkrit Keagungan Jepang Masa Lampau
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Edo Daruma asli (tengah) yang telah berusia 100 tahun. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Boneka Daruma berbentuk bulat dan berwarna merah. Tapi tahukah kalau itu lambang keagungan dan kebahagiaan Jepang masa lalu?

Kekuatan jimat yang luar biasa dipercaya rakyat Jepang di masa lalu.

Penelusuran Tribunnews.com selama beberapa tahun terakhir ini menunjukkan boneka daruma sudah banyak yang hancur karena perang di Jepang, bencana alam, dan yang telah terkabul harapannya.

Ada pula yang membakar boneka tersebut agar kebahagiaannya tidak "dicuri" orang lain.

Akibatnya kini boneka daruma kuno kebanyakan yang baru yang diproduksi sebagai barang oleh-oleh.

Hanya satu boneka Daruma kuno berusia 100 tahun lebih yang kini disimpan dengan baik di Shokuin Kaikan Kamoga, Kyoto.

Rekomendasi Untuk Anda

Warna asli merah dengan sejarah berasal dari Daruma Daishi yang selalu pakai baju merah dan mata melotot (menurut legenda) karena kelopaknya "dibuang" supaya tidak bisa tertidur, melek terus.

Boneka Daruma erat sekali dengan alam Buddhisme Zen Buddha yang diperkenalkan ke Jepang selama periode Kamakura (1185 - 1333) oleh seorang biksu bernama Daruma Daishi ditekankan, dan kata "soushi" terkadang mengacu pada Daruma.

Edo Daruma asli (tengah) yang telah berusia 100 tahun.
Edo Daruma asli (tengah) yang telah berusia 100 tahun. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Di kuil-kuil Buddha Zen, gulungan gantung dan label yang menggambarkan Bodhidharma Daishi digunakan dalam peran seperti apa yang disebut patung Buddha.

Tetapi dikatakan bahwa anggota tubuh Bodhidharma Daishi telah membusuk karena sembilan tahun meditasi di dinding tanpa mata tertutup itu.

Dari situlah mulai dibuat arca-arca dengan bentuk tanpa lengan.

Asal muasal boneka Daruma adalah boneka "Futōō" atau Roly-poly toy atau Okiagarikoboshi, yang bangkit bahkan jika ia mencoba mengalahkannya dengan meletakkan beban tanah di dekat dasar yang membulat untuk menurunkan pusat gravitasi.

Itulah sebabnya boneka Daruma tetap kembali ke bentuknya, seperti duduk tegak meskipun diubah.

Lambang keagungan Jepang dan kebahagiaan yang tak terkalahkan. Di masa lalu kalau kita percaya kepadanya maka terkabullah harapan kita semula.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas