Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Warga Jepang Penjual Arloji Mahal Swedia yang Palsu Ditangkap Polisi

Seorang pria warga Jepang berusia tiga puluhan ditangkap karena memiliki jam tangan palsu yang menggunakan logo merek Swedia populer untuk dijual.

Warga Jepang Penjual Arloji Mahal Swedia yang Palsu Ditangkap Polisi
Foto Kepolisian Jepang
Arloji mahal yang palsu sitaan kepolisian Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Seorang pria warga Jepang berusia tiga puluhan ditangkap karena memiliki jam tangan palsu yang menggunakan logo merek Swedia populer untuk dijual.

"Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo sedang menyelidiki bahwa sejauh ini tersangka Yuji Kai (32), telah menjual lebih dari 80.000 item di Internet, dan telah menghasilkan penjualan sekitar 540 juta yen," ungkap sumber Tribunnews.com Kamis (4/3/2021).

Kai membantah dakwaan penyidikan. Kai merupakan presiden sebuah perusahaan penjualan barang dagangan umum di Daerah Higashiyodogawa, Kota Osaka.

Menurut Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, pada Februari tahun lalu, mereka diduga melanggar Undang-Undang Merek Dagang, mengatakan bahwa pihaknya memiliki lebih dari 300 barang termasuk jam tangan dan cincin palsu yang menggunakan logo merek Swedia populer "Daniel Wellington" untuk tujuan penjualan.

Setelah menerima informasi dari perusahaan bahwa "produk palsu dijual di Internet," Departemen Kepolisian Metropolitan menyelidiki dan menemukan bahwa perusahaan Kai menjual di situs pemesanan lewat pos dengan harga seperempat harga normal.

Ternyata produk palsu itu diimpor dari China. Tersangka telah menjual lebih dari 80.000 barang dalam empat tahun hingga Februari tahun lalu, dan masih dalam penyelidikan diduga telah menghasilkan penjualan sekitar 540 juta yen.

Meskipun demikian tersangka membantah dakwaan dari pihak penyidik kepolisian.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan masih pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan dipakai berbelanja para WNI di Jepang . Info lengkap lewat email: bbb@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas