Junta Militer Bongkar Makam Angel, Gadis Myanmar yang Tewas Ditembak
Junta Myanmar membongkar makam Kyal Sin atau yang kerap disapa Angel (19) untuk dilakukan pemeriksaan, Jumat (5/3/2021).
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
STR / AFP
Seorang pria memegang poster yang menampilkan pengunjuk rasa Kyal Sin saat orang-orang menghadiri prosesi pemakamannya di Mandalay pada 4 Maret 2021, sehari setelah dia ditembak di kepala saat mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer.
Saat aksi demo, Angel sempat berteriak: "Kami tidak akan lari!"
Los Angeles Timesmelaporkan, segera setelah itu, dia terbunuh oleh peluru di kepala.
Baca juga: AS Blokir Akses Kementerian Myanmar, Bisnis Militer dari Perdagangan
Sementara dikutip dari The Times, para saksi melihat Angel menendang dan membuka pipa air sehingga pengunjuk rasa dapat mencuci wajahnya dari gas air.
Tanpa rasa takut, ia melemparkan tabung gas air mata kembali ke polisi.
Beberapa saat kemudian, dia terbunuh oleh tembakan.
Sosok Kyal Sin lantas diunggah di instagram oleh seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) asal Australia, Drew Pavlou.
Drew Pavlou dikenal lantaran kritiknya terhadap Pemerintah China dan Partai Komunis China.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani/Dea)
Berita Populer
Baca tanpa iklan