Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seorang WNI Dihukum 9 Bulan Penjara Karena Aniaya dan Injak Kaki Bayi Majikan di Singapura

Seorang TKI di Singapura divonis hukuman penjara sembilan bulan dan denda ratusan juta oleh pengadilan

Seorang WNI Dihukum 9 Bulan Penjara Karena Aniaya dan Injak Kaki Bayi Majikan di Singapura
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Singapura divonis hukuman penjara sembilan bulan dan denda ratusan juta oleh pengadilan setelah terbukti dan mengaku berasalah telah menganiaya bayi majikannya yang masih berusia satu tahun.

Melansir The Straits Times, Selasa (6/4/2021), asisten rumah tangga (ART), Suliana Kasim Dapok (42) divonis sembilan bulan penjara setelah mengaku bersalah atas dua tuduhan penganiayaan dalam persidangan, Senin (5/4/2021).

Warga Negara Indonesia (WNI) itu mengaku dirinya merasa kesal atas masalah pribadi dan melampiaskan rasa emosinya kepada bayi laki-laki berusia satu tahun dengan menginjak kakinya dan mendorong kepalanya sampai dia jatuh.

Baca juga: Aniaya dan Injak Kaki Bayi Majikannya, WNI Dihukum 9 Bulan Penjara di Singapura

Di pengadilan terungkap Suliana mulai bekerja untuk keluarga majikannya pada Oktober 2018.

Tugasnya termasuk mengurus keempat anak majikannya.

Bayi itu berada di rumah sekitar pukul 11.15 pagi pada 8 Mei tahun lalu, ketika dia muntah di karpet di ruang tamu.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Ben Mathias Tan mengatakan saat kejadian terdakwa sedang membersihkan karpet dengan deterjen.

Baca juga: Zulkifli Adnan Singkah Didakwa Suap Eks Pejabat Kemenkeu Pakai Rupiah dan Dolar Singapura

Kemudian korban berjalan ke arah terdakwa.

"Karena terdakwa tidak ingin korban bersentuhan dengan deterjen, terdakwa menyikut korban di wajahnya, menyebabkan korban jatuh ke lantai dan menangis," kata jaksa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas