Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Tes PCR Gratis di Bandara Haneda Jepang, Antisipasi Penyebaran Mutan Baru Virus Corona

Antisipasi penyebaran  virus mutan corona baru di daerah Kansai (Osaka dan sekitarnya), mulai hari ini (9/4/2021) uji coba di bandara Haneda telah men

Tes PCR Gratis di Bandara Haneda Jepang, Antisipasi Penyebaran Mutan Baru Virus Corona
Foto NHK
Tes kit PCR di bandara Haneda 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Antisipasi penyebaran  virus mutan corona baru di daerah Kansai (Osaka dan sekitarnya), mulai hari ini (9/4/2021) uji coba di bandara Haneda telah menyiapkan paket tes PCR bagi siapa pun yang ada di sana terutama orang tanpa gejala (OTG).

"Pemerintah bekerja sama dengan Pemerintah Metropolitan Tokyo untuk melakukan tes PCR pada orang-orang tanpa gejala di bandara dan stasiun utama di Tokyo, dan hubungan antara pergerakan manusia dan status infeksi. Itu sebabnya dilakukan tes PCR di bandara Haneda baik terminal 1 maupun terminal 2 sebanyak 3 lokasi di bandara Haneda ada tempat untuk tes PCR mulai hari ini," ungkap seorang petugas tes PCR kepada Tribunnews.com Jumat (9/4/2021).

Tes PCR ini adalah metode pengumpulan air liur di rumah dan dikirimkan melalui pos, dan kita dapat mendaftarkan tanggal pengambilan sampel dan memeriksa hasil tes dengan menginstal aplikasi khusus pada ponsel kita.

Baca juga: Ketika Prabowo dengan Sabar Menunggu Hasil Tes PCR Bawahannya di Bandara Haneda Tokyo Jepang

"Setidaknya 700 test kit akan didistribusikan di Bandara Haneda sampai tanggal 11 April nanti, dan kami ingin terus melakukannya sambil melihat hasilnya," ungkap Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato Jumat (9/4/2021).

Tes PCR yang ada di Haneda karena kerjasama pemerintah pusat dan pemda Tokyo diberikan secara gratis kepada yang datang ke loket pemeriksaan tersebut.

Seorang penumpang wanita dari Fukuoka berkata, "Saya telah menjalani inspeksi pribadi sebelumnya, tetapi saya berpartisipasi karena saya pikir itu akan memberi saya rasa aman karena saya dapat memeriksanya secara gratis."

Selain itu, seorang pria berusia tiga puluhan yang bekerja di bandara berkata, "Meskipun jumlah orang yang menggunakan bandara menurun, akan sangat membantu. Saya bersyukur dapat bekerja sama dengan pemantauan dan itu akan meningkatkan ketenangan pikiranku sendiri." 

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas