Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Olimpiade Tokyo

Presiden AS Joe Biden Kemungkinan Tidak Datang ke Jepang Saat Olimpiade

Presiden Biden tidak datang ke Jepang kemungkinan karena usianya. Juga karena pandemi di Jepang yang masih belum mereda.

Presiden AS Joe Biden Kemungkinan Tidak Datang ke Jepang Saat Olimpiade
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
PM Jepang Yoshihide Suga berulang kali menundukkan kepalanya meminta maaf kepada masyarakat atas diberlakukannya Deklarasi Darurat (PSBB), Jumat (23/4/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pertemuan PM Jepang Yoshihide Suga dengan Presiden Joe Biden 16 April waktu Washington salah satunya membicarakan dukungan Biden atas penyelenggaraan Olimpiade Jepang 23 Juli 2021.

"Presiden AS Biden mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Olimpiade Jepang 23 Juli mendatang. tetapi bukan berarti dia akan datang ke Olimpiade. Kemungkinan dia tidak akan datang ke Olimpiade," papar sumber Tribunnews.com.

PM Suga sekaligus meminta kehadiran Presiden Biden ke Jepang saat Olimpiade.

"Presiden Biden menjawab hanya menyampaikan dukungannya penuh kepada Olimpiade. Tetapi dia tidak menyinggung mengenai kehadirannya ke Jepang saat Olimpiade mendatang," tambahnya.

Presiden Biden tidak datang ke Jepang kemungkinan karena usianya, dan juga pandemi di Jepang yang masih belum mereda.

Sementara vaksinasi seluruh penduduk di Jepang juga dipastikan belum selesai sampai dengan akhir Juli.

Pembukaan penutup lambang Olimpiade di gunung Takao Hachioji Tokyo tanggal 14 April 2021 melambangkan 100 hari menuju Olimpiade Tokyo yang akan dibuka 23 Agustus 2021
Pembukaan penutup lambang Olimpiade di gunung Takao Hachioji Tokyo tanggal 14 April 2021 melambangkan 100 hari menuju Olimpiade Tokyo yang akan dibuka 23 Agustus 2021 (Foto Richard Susilo)

PM Suga sempat menyatakan selesai vaksinasi September dan diperkirakan vaksinasi kepada masyarakat kemungkinan selesai Oktober 2021. Sementara mutan baru virus corona terus merebak cepat di Jepang.

Vaksin Moderna sudah disetujui pemerintah Jepang dan Mei ini diperkirakan segera disebarkan dan diproduksi massal di Jepang.

Sebanyak kira-kira 3,5 juta penduduk Tokyo dari jumlah total penduduk 14 juta, pada akhir Mei 2021 ini diperkirakan telah selesai divaksinasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas