Foto Hajar Aswad Beresolusi Tinggi Dirilis, Berikut Proses Pengambilan Gambarnya
Pertama kalinya, Pemerintah Arab Saudi merilis foto Hajar Aswad beresolusi tinggi 49.000 megapiksel, sehingga bisa dilihat masyarakat secara jelas.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Sri Juliati
"Dalam tradisi Muslim, ini dianggap sebagai peninggalan suci," tambahnya.
Selanjutnya, penumpukan foto adalah proses menggabungkan ratusan gambar yang diambil dari berbagai bagian subjek pada panjang fokus berbeda.
Dimaksudkan untuk membuat satu bidikan dalam resolusi tinggi.
Setelah 7 jam pemotretan, tim membutuhkan waktu 50 jam lagi untuk menggabungkan 1.050 foto.
Sehingga menghasilkan gambar dengan resolusi 49.000 megapiksel.
Sementara itu, mengutip National News, batu hitam atau Hajar Aswad ditempatkan oleh Nabi Muhammad di Kabah pada tahun 605 M.
Hajar Aswad terdiri dari delapan buah batu kecil yang ditempelkan pada sebuah batu besar dibungkus dengan bingkai perak.
Hajar Aswad pun menandai titik dimulainya keliling dan berakhirnya tawaf.
Tawaf merupakan ritual di mana para peziarah mengelilingi Ka'bah tujuh kali berlawanan arah jarum jam untuk menyelesaikan haji atau umrah.
Baca juga: Calon Jamaah Haji Mulai Melakukan Vaksin di Bulan Ramadan
Tentang Hajar Aswad
Dikutip dari Kemenag.go.id, Hajar Aswad ialah satu di antara tempat yang mustajab untuk berdoa.
Awalnya, Hajar Aswad merupakan batu yang ditemukan oleh Nabi Ibrahim as dan Ismail as, saat membangun Ka`bah.
Selanjutnya, dilakukan pemugaran Ka`bah sekitar lima tahun sebelum Nabi Muhammad diangkat sebagai Nabi dan Rasul, yaitu usia 35 tahun.
Hal itu dilakukan karena adanya beberapa kerusakan.
Pemugaran dilaksanakan berdasarkan kesepakatan para pemuka kabilah suku Quraisy yang ada di kota Mekah.