Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jepang Persiapkan Ekspor Produk Kapal Laut SDF ke Indonesia, Hasil Lobi Prabowo

Secara umum Pemerintah Jepang memotong larangan ekspor pada tahun 2014, tetapi belum mencapai hasil yang memadai.

Jepang Persiapkan Ekspor Produk Kapal Laut SDF ke Indonesia, Hasil Lobi Prabowo
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menhan RI, Prabowo Subianto (kiri) dan Menhan Jepang, Nobuo Kishi (kanan) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kesepakatan perjanjian militer bersama antara Jepang dan Indonesia telah dilakukan 20 Maret 2021.

Lalu bagaimana proses pelaksanaan ekspor produk kapal laut badan bela diri marinir Jepang (JMSDF) ke Indonesia?

"Pemerintah akan memanfaatkan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) untuk mendorong ekspor alutsista. JBIC, lembaga keuangan yang berafiliasi dengan pemerintah, akan memberikan pinjaman berbunga rendah kepada negara mitra untuk menciptakan lingkungan yang mudah untuk membeli alutsista," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (14/5/2021).

Secara umum Pemerintah Jepang memotong larangan ekspor pada tahun 2014, tetapi belum mencapai hasil yang memadai, dan berharap dapat memanfaatkan kerangka dukungan keuangan ini untuk mengatasi situasi tersebut.

Banyak peralatan, seperti kapal pengawal dan pesawat angkut, mahal dan harganya lebih dari ratusan juta yen, yang merupakan faktor yang enggan dibeli oleh pemerintah asing.

Bahkan, ada kasus di mana negara berkembang yang kekurangan dana meminta pinjaman berbunga rendah sebagai syarat pembelian.

Baca juga: Festival Fushiki Hikiyama Hanayama Jepang Digiring Kembali di Takaoka Setelah 2 Tahun Diliburkan

Namun, lembaga keuangan swasta seringkali tidak dapat membuat pengaturan karena suku bunga, dan sebagainya.

Dan pemerintah Jepang telah memutuskan bahwa diperlukan kerangka kerja untuk pinjaman berbunga rendah.

Di sisi lain, pemerintah mendorong eksportir Jepang untuk menggunakan Nippon Export and Investment Insurance (NEXI) yang dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah. NEXI milik pemerintah Jepang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas