Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Warga Australia Cemaskan Keluarganya di Jalur Gaza, Mereka Tahu akan Mati

Ibrahim Abdo, warga negara Australia, mencemaskan kondisi keluarga besarnya yang kini berada di Jalur Gaza.

Warga Australia Cemaskan Keluarganya di Jalur Gaza, Mereka Tahu akan Mati
Anadolu Agency
Serangan jet-jet tempur Israel sepanjang Jumat kemarin menghancurkan kantor pusat Bank al-Intaj di Gaza, yang berdekatan dengan RS Al-Shefa. 

TRIBUNNEWS.COM, PALESTINA - Ibrahim Abdo, warga negara Australia, mencemaskan kondisi keluarga besarnya yang kini berada di Jalur Gaza.

Kekhawatiran itu muncul di tengah eskalasi peperangan antara Israel dan Palestina.

Seperti diketahui, tensi antara tentara Israel dan Hamas, organisasi Islam Palestina, terus meningkat setelah keduanya terlibat bentrok di Masjid Al Aqsha, Yerusalem, beberapa waktu lalu.

Kedua negara tersebut berseteru memperebutkan wilayah Timur Yerusalem, yang diklaim bagian tak terpisahkan dari ibukota Israel. 

Dua hari lalu keponakan Abdo mengirimkan sebuah video yang menunjukkan detik-detik rumah tetangganya di Kota Gaza hancur lebur akibat rudal tentara Israel. 

"Dia (keponakan Abdo) langsung mengatakan pada saya bahwa keluarga besar saya di Jalur Gaza setiap malam menggunakan pakaian terbaik mereka," ujar Abdo dilansir dari theguardian.com, Sabtu (15/5/2021). 

"Mereka mengenakan pakaian terbaik karena mereka tahu akan mati. Sehingga ketika warga menemukan mereka telah tak bernyawa, mereka bisa langsung dikuburkan," sambung Abdo. 

Baca juga: Serangan Jet Tempur Israel Hancurkan 4 Kantor Bank di Gaza

Dalam hukum Islam, tubuh seorang martir yang meninggal dunia tidak dibersihkan. 

Mereka langsung dikuburkan dalam kondisi sesaat sebelum meninggal dunia sebagai tanda penghormatan. 

Keponakan Abdo yang kini berada di Jalur Gaza, terlihat telah mengetahui nasib dan takdirnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas