Tribun

Olimpiade Tokyo

Tim Olimpiade AS Tetap Hadir di Olimpiade Tokyo Meski Pemerintah Melarang Warganya ke Jepang

Meski Amerika Serikat meminta warganya untuk tidak ke Jepang, ternyata hal itu tak berpengaruh terhadap atlet Olimpiade AS.

Editor: Dewi Agustina
Tim Olimpiade AS Tetap Hadir di Olimpiade Tokyo Meski Pemerintah Melarang Warganya ke Jepang
Foto Jiji
Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Meski Amerika Serikat meminta warganya untuk tidak ke Jepang, ternyata hal itu tak berpengaruh terhadap atlet Olimpiade AS yang akan tetap hadir di Olimpiade Jepang, 23 Juli 2021.

"Kami telah menerima penjelasan dari Amerika Serikat bahwa keputusan untuk menaikkan informasi perjalanan ini ke level 4. Namun pengiriman atlet dari Amerika Serikat tidak ada hubungannya dan mereka akan tetap mengirimkan tim Olimpiadenya ke Jepang," papar Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato, Selasa (25/5/2021).

"Tidak ada perubahan posisi Amerika Serikat untuk mendukung tekad pemerintah Jepang menyelenggarakan Olimpiade dan Paralimpiade. AS mengeluarkan pernyataan yang tidak akan mempengaruhi partisipasi para atlet untuk berkunjung ke Jepang," kata Ketua Sekretaris Kabinet Kato.

Perdana Menteri Yoshihide Suga dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan puncak G7 yang akan diadakan di Inggris mulai tanggal 11 Juni 2021.

Buku The Playbook terbaru versi kedua terbitan 28 April 2021.
Buku The Playbook terbaru versi kedua terbitan 28 April 2021. (Istimewa)

PM Suga akan menjelaskan bagaimana mengadakan "turnamen yang aman dan terjamin" bagi para pemimpin dari setiap negara termasuk menjelaskan kepada Presiden AS Joe Biden saat itu juga.

"Saya pikir itu keputusan pemerintah AS untuk melihat berbagai situasi di seluruh Jepang. Memang benar bahwa kami harus melakukan segala daya kami untuk membuat turnamen aman dan terjamin," ungkap Gubernur Tokyo, Yuriko Koike.

Baca juga: Menteri Olimpiade Jepang Gencarkan Promosi dan Informasi Terkait Olimpiade Tokyo

"Tidak dilarang bepergian hanya diminta tidak dilakukan bila tidak diperlukan. Pernyataan (oleh Komite Olimpiade AS) bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi partisipasi perwakilan AS diharapkan memiliki dampak khusus pada Jepang pula," ungkap Menteri Olimpiade Tamayo Marukawa.

Menteri Marukawa menyatakan hal ini pada pagi hari tanggal 25 dan menyatakan pandangan bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi Olimpiade Tokyo.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas