Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Tajir Wariskan Properti Rp 6,7 Miliar ke Pedagang Buah Bikin Netizen Tiongkok Terbelah

Keluarga, keturunan pria tajir itu tidak mendapatkan warisan apapun sehingga menggugat di pengadilan dan hingga kini belum ada keputusan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pria Tajir Wariskan Properti Rp 6,7 Miliar ke Pedagang Buah Bikin Netizen Tiongkok Terbelah
eva.vn
Seorang pria tua kaya raya memberikan semua harta warisannya kepada tukang buah saat dia meninggal. Keluarga kemudian marah dan menuntut ke pengadilan. Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Liska Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, TIONGKOK - Bukannya mewariskan harta kepada keturunan, pria di Tiongkok yang  meninggal dunia di usia yang sudah tua justru mewariskan kepada orang asing.

Orang yang beruntung itu adalah seorang pedagang buah.

Peristiwa langka itu membuat heboh netizen dan mereka berdebat tentang masalah penyerahan warisan secara sukarela kepada orang asing.

Kasus ini bergulir di Pengadilan Kota Shanghai.

Kisah ini berawal saat lelaki tua berusia 88 tahun yang bernama Ma Lam meninggal dunia.

Dia menyerahkan semua asetnya kepada seorang penjual buah di dekat rumahnya yang bernama Huu.

Baca juga: Market Properti Tetap Tumbuh Signifikan di Tengah Pandemi Covid-19

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara keturunan Ma Lam dan keluarganya tidak mendapatkan warisan apapun.

Jumlah properti yang ditinggalkan oleh Ma kepada Huu adalah real estate senilai sekitar 3 Juta Yuan atau setara dengan Rp 6,7 miliar.

Ma mengalami stroke dan Huu adalah orang yang menemukannya dan membawanya ke ruang gawat darurat.

Dia juga secara teratur merawat Ma saat dia terbaring di tempat tidur sehingga membuat Ma dan Huu menjadi sangat dekat.

Setelah keluar dari rumah sakit, Ma juga mengundang seluruh keluarga dari empat keluarga Huu untuk datang ke rumahnya.

Keduanya sangat dekat hingga Ma memberi wewenang kepada Huu untuk mengelola propertinya dan mentransfer semuanya kepada temannya setelah dia meninggal pada tahun 2019.

Baca juga: Media China: Australia Jangan Ikut Campur Soal Taiwan Jika Tak Mau Dirudal Militer Tiongkok

Mengetahui hal ini, keluarga Ma tentu saja tidak menerimanya.

Mereka segera mengajukan gugatan untuk menyangkal wasiat ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas