Tribun

Virus Corona

Singapura Telah Siapkan Skenario Terburuk jika Pandemi Covid-19 Berubah jadi Endemik

Pemerintah Singapura tengah mempersiapkan antisipasi jika pandemi Covid-19 berubah menjadi endemik.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Singapura Telah Siapkan Skenario Terburuk jika Pandemi Covid-19 Berubah jadi Endemik
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah penumpang kereta api jarak jauh Fajar Utama YK yang merupakan arus balik Lebaran tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (21/5/2021). Berakhirnya masa larangan mudik yang diberlakukan oleh pemerintah sejak Senin (17/5), Stasiun Pasar Senen mulai ramai didatangi para pemudik yang kembali ke Jakarta. Pantauan Tribunnews di lapangan, penumpang yang melakukan perjalanan maupun penumpang yang tiba di Stasiun Pasar Senen cenderung normal, tidak ada lonjakan. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Singapura menyatakan telah merencanakan untuk mempersiapkan diri jika pandemi Covid-19 berubah menjadi endemik.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong pada Jumat (28/5/2021) lalu.

Lawrence menyebut, jika skenario terburuk pandemi Covid-19 berubah menjadi endemik, maka warga Singapura harus mendapatkan suntikan vaksin terus-menerus.

Baca juga: Menkes: Belum Ada Resep 100 Persen Lengkap Atasi Pandemi Covid-19

"Singapura sudah mulai merencanakan kemungkinan Covid-19 bisa menjadi endemik di sini."

"Ini bisa berarti warga Singapura perlu mendapatkan suntikan penguat dari waktu ke waktu," katanya, dikutip dari The Straits Times, Minggu (30/5/2021).

Wong juga mengatakan, dalam beberapa bulan mendatang, mereka akan mengembangkan perawatan yang lebih baik untuk penyakit ini.

Istana Kepresidenan Singapura
Istana Kepresidenan Singapura (dok Tribun Batam)

Hal itu agar masyarakat tidak perlu takut menghadapinya.

Kendati demikian, Singapura juga akan mengambil tindakan pencegahan dasar untuk mengantisipasi hal ini.

Misal dengan memperbaiki sistem ventilasi dan bangunan untuk meminimalkan risiko infeksi.

Baca juga: Bantu India Tanggulangi Pandemi Covid-19, Indonesia Kirim Lagi 2.000 Tabung Gas Oksigen

"Kapan itu akan terjadi? Saya benar-benar tidak tahu," kata Wong.

"Tapi kami memang merencanakan skenario yang masuk akal, di mana para ilmuwan di seluruh dunia sampai pada titik sepakat bahwa Covid-19 tidak akan pernah hilang, dan kita harus belajar hidup dengan virus ini," tambahnya.

Seorang pria mengendarai sepeda di sepanjang jalan di kawasan bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada tanggal 20 April 2021.
Seorang pria mengendarai sepeda di sepanjang jalan di kawasan bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada tanggal 20 April 2021. (Roslan RAHMAN / AFP)

Di sisi lain, Wong juga menanggapi pertanyaan tentang bagaimana masyarakat Singapura menjalani kehidupan sehari-hari ke depannya.

Sebab, tampaknya akan sulit untuk membayangkan pembatasan, pemakaian masker dan pertemuan sosial yang berlangsung lama.

"Saya bahkan tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi bulan depan," ungkap Wong.

Baca juga: Kemandirian Ekonomi Menjawab Tantangan di Masa Pandemi Covid-19

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas