Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ancam yang Menolak Vaksinasi Covid-19 dengan Hukuman Penjara

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam warga yang menolak vaksinasi Covid-19 dengan hukuman penjara.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ancam yang Menolak Vaksinasi Covid-19 dengan Hukuman Penjara
AFP Photo
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan tidak akan mengizinkan sekolah dibuka bila vaksin Covid-19 belum ditemukan. 

Kelompok hak asasi manusia mengatakan pihak berwenang telah mengeksekusi tersangka narkoba, tetapi Duterte membela mereka dengan mengadakan tersangka narkoba itu melawan saat ditangkap.

Juru bicara ICC Fadi El Abdallah menanggapi hal ini dengan mengatakan: "Pengadilan adalah lembaga peradilan yang independen dan tidak mengomentari pernyataan politik".

Vaksinasi Rendah

Vaksinasi Covid-19 di Filipina termasuk terendah dibandingkan dengan negara tetangganya. Hanya empat persen dari 110 juta warga Filipina yang telah divaksin Covid-19 satu dosis pada 6 Juni lalu. Dan hanya 1,4 persen yang sudah divaksin untuk dosis kedua.

Hasil jajak pendapat lokal oleh Social Weather Stations (SWS) menunjukkan, hanya sepertiga dari 1.200 responden Filipina yang bersedia divaksin Covid-19. Sepertiga lainnya menolak divaksin, dan sepertiga lainnya tidak yakin tentang vaksin.

Survei itu menyebutkan, rendahnya angka itu dipicu oleh kekhawatiran warga akan efek samping vaksin, ragu tentang kemanjuran obat. Penyebab lain adalah informasi yang salah yang beredar di media sosial.

Baca juga: Filipina Tak Akan Mengemis Vaksin Covid-19, Presiden Duterte: Kami Akan Bayar

Untuk meningkatkan antusiasme warga agar bersedia divaksin, anggota Kongres Villar menyumbangkan hadiah rumah dan tanah di Las Pinas. Rumah dan tanah senilai satu juta peso (sekitar Rp 280 juta) itu sebagai hadiah utama (Grand prize) bagi warga yang bersedia mendaftar untuk divaksin.

“Selain untuk meningkatkan pendaftaran vaksinasi, undian itu dirancang untuk menyebarkan kesadaran akan manfaat vaksin Covid-19 dari pemerintah nasional,” ujar Villar.

Undian itu akan dimulai pada Juli mendatang.

Setiap bulan, 10 penduduk yang diimunisasi akan memenangkan paketmodal senilai 100 dolar AS. Uang itu bisa digunakan untuk membuka warung keluarga atau bisnis kecil lainnya.

Halaman
123
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas