Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kematian Jaringan Tulang, Komplikasi Baru Pasca Covid yang Ditemukan di India

AVN adalah kondisi menyakitkan yang mempengaruhi sendi pinggul dan tulang paha pada pasien Covid-19.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kematian Jaringan Tulang, Komplikasi Baru Pasca Covid yang Ditemukan di India
CNN
Ribuan orang telah menjadi korban penipuan luas yang rumit yang menjual vaksin virus corona palsu di India, dengan dokter dan pekerja medis di antara mereka yang ditangkap karena keterlibatan mereka, kata pihak berwenang. 

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Setelah gelombang kedua virus corona (Covid-19) melanda India, para dokter telah menetapkan hubungan antara pasien Covid-19 dengan penyakit Avascular Necrosis (AVN) yang disebut sebagai kematian jaringan tulang.

AVN adalah kondisi menyakitkan yang mempengaruhi sendi pinggul dan tulang paha pada pasien Covid-19.

Dikutip dari laman India Today, Rabu (7/7/2021), penyakit ini menambah daftar panjang komplikasi pasca-Covid diantara pasien yang sembuh dari virus mematikan itu.

Kepala Ortopedi & Traumatologi, Dr Sanjay Agarwala bersama dengan Dr Mayank Vijayvargiya di PD Hinduja Hospital dan MRC Mumbai pun telah menulis makalah medis tentang temuan mereka ini yang telah diterima untuk dipublikasikan oleh British Medical Journal (BMJ).

Lalu bagaimana kematian jaringan tulang ini bisa terdeteksi pada pasien Covid-19 yang telah pulih?

Komplikasi itu terungkap saat seorang pasien Covid-19, Dr Manish Khobragade yang telah pulih, tiba-tiba mengalami nyeri sendi pinggul kirinya.

Baca juga: Covid di India: Kasus penyerangan oleh keluarga pasien yang meninggal kian meningkat selama pandemi, para dokter menuntut perlindungan

Awalnya ia mengira bahwa itu hanya nyeri sendi kecil biasa, namun karena sakitnya tidak juga mereda bahkan berlangsung hingga seminggu, dirinya akhirnya menghubungi ahli bedah ortopedi dan disarankan untuk menjalani tes X-Ray.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun hasil X-Ray ternyata tidak mendeteksi masalah yang parah, oleh karena itu ia hanya diberi resep obat-obatan biasa, penghilang rasa sakit dan pelemas otot.

Dr Khobragade pun telah merasakan penyakit itu selama satu setengah bulan, dan tidak ada perubahan.

Ia mengatakan bahwa pada saat itulah dirinya menyadari bahwa rasa sakitnya berbeda dari biasanya dan ada yang salah dengan sendi pinggulnya.

Dokter ini kemudian melakukan MRI dan didiagnosis penyakit kematian jaringan tulang.

Penyakit ini membuatnya tidak bisa berdiri selama berjam-jam, bahkan berjalan pun menjadi hal yang sangat sulit.

Begitu pula untuk jongkok, ia tidak bisa melakukannya sama sekali.

Pada titik inilah dirinya bertemu dengan Dr Agarwala dan mencari konsultasi mengenai penyakit AVN.

Hampir enam bulan setelah pengobatan dimulai, Dr Khobragade kini telah bisa berjalan, menaiki tangga, jongkok serta melanjutkan aktivitasnya sehari-hari.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas