Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ruang Isolasi Covid-19 di Irak Terbakar, Setidaknya 50 Pasien Tewas, 67 Lainnya Luka-luka

Sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 67 lainnya luka-luka akibat kebakaran yang terjadi di bagian isolasi Covid-19 di sebuah rumah sakit di Irak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
zoom-in Ruang Isolasi Covid-19 di Irak Terbakar, Setidaknya 50 Pasien Tewas, 67 Lainnya Luka-luka
Twitter @YousifHashimi
Kebakaran terjadi di bagian isolasi Covid-19 di sebuah rumah sakit di Irak. Sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 67 lainnya luka-luka 

"Api yang mengamuk telah menjebak banyak pasien di dalam bangsal virus corona dan tim penyelamat berjuang untuk menjangkau mereka."

Video yang diunggah ke media sosial Twitter menunjukkan api besar dengan kolom asap tebal yang mengepul.

Kebakaran di sebuah rumah sakit di Irak
Kebakaran di sebuah rumah sakit di Irak (Twitter)

Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi kemudian mengadakan pertemuan darurat dengan para menteri dan komandan keamanan tinggi.

Baca juga: AS Lakukan Serangan Udara Terhadap Milisi Pro-Iran di Suriah dan Irak, Lima Orang Tewas

Baca juga: Otoritas Irak Temukan Kontainer yang Berisi Bahan Kimia Berbahaya di Pelabuhan Umm Qasr Basra

Seorang wartawan Reuters yang berada di tempat kejadian mengatakan:

"Petugas kesehatan membawa jasad hangus keluar dari rumah sakit yang terbakar sementara banyak pasien batuk karena asap yang mengepul."

Rekomendasi Untuk Anda

Mohamed Al-Halbousi, Ketua Parlemen Irak, mengeluarkan kecaman lewat Twitter, menganggap insiden itu sebuah kegagalan untuk melindungi rakyat Irak.

Dia menulis:

"Insiden Rumah Sakit Al-Hussein adalah bukti nyata kegagalan untuk melindungi kehidupan warga Irak, dan inilah saatnya untuk mengakhiri ini."

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Berita lainnya dari Irak

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas