Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Setengah Populasi Orang Dewasa di Eropa Sudah Divaksinasi saat Angka Infeksi Delta Meningkat

Uni Eropa mengatakan bahwa setengah dari populasi orang dewasa di Eropa telah divaksinasi lengkap.

Setengah Populasi Orang Dewasa di Eropa Sudah Divaksinasi saat Angka Infeksi Delta Meningkat
Jacob King / POOL / AFP
Margaret Keenan (tengah), 90, dipuji oleh staf saat dia kembali ke bangsal setelah menjadi orang pertama yang menerima vaksin Pfizer-BioNtech Covid-19 di Rumah Sakit Universitas di Coventry, Inggris tengah, pada 8 Desember 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Uni Eropa mengatakan bahwa setengah dari populasi orang dewasa di Eropa telah divaksinasi lengkap.

Menurut laporan Al Jazeera pada Kamis (22/7/2021), tonggak sejarah itu terjadi di tengah lonjakan kasus varian Delta di dunia. 

Uni Eropa pada Kamis lalu menyebut 200 juta orang Eropa telah sepenuhnya divaksinasi.

Angka ini melebihi setengah dari populasi orang dewasa, namun masih kurang dari target 70 persen yang ditetapkan selesai pada musim panas.

Data ini muncul di tengah desakan Kanselir Jerman, Angela Merkel agar warganya lebih cepat melakukan vaksinasi.

Sebab kasus infeksi Covid-19 mulai meningkat secara eksponensial di Jerman.

Baca juga: Studi Terbaru Sebut Virus Corona Lebih Dahulu Muncul di Eropa, Bukan di China

Baca juga: Studi di Inggris: Usia Produktif Masih Berisiko Alami Kerusakan Organ Serius Akibat Infeksi Covid

Sejumlah tenaga medis berfoto bersama di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan. AFP/PAOLO MIRANDA
Sejumlah tenaga medis berfoto bersama di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan. AFP/PAOLO MIRANDA (AFP/PAOLO MIRANDA)

"Jumlah infeksi telah meningkat lagi selama beberapa hari sekarang, dengan momentum yang jelas dan, menurut saya, mengkhawatirkan. Semuanya didorong oleh varian Delta dari virus corona," kata Merkel dalam konferensi pers di Berlin, Kamis (22/7/2021).

Selama sepekan terakhir, angka infeksi di Jerman meningkat yakni 12,2 kasus baru per 100.000 orang, naik lebih dari dua kali lipat pada awal Juli.

"Dengan tingkat kejadian yang meningkat, bisa jadi kita perlu memperkenalkan langkah-langkah tambahan," katanya.

Jerman termasuk negara Eropa yang belakangan mengalami kenaikan angka kasus baru Covid-19 disebabkan varian Delta.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas