Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Tawarkan Suntikan Booster Vaksin Pfizer/BioNTech untuk Para Lansia

Israel mulai menawarkan suntikan ketiga atau suntikan booster untuk vaksin Pfizer/BioNTech kepada warganya yang berusia 60 tahun ke atas.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Israel Tawarkan Suntikan Booster Vaksin Pfizer/BioNTech untuk Para Lansia
AFP/MARTIN BUREAU
Sejumlah botol vaksin Pfizer-BioNTech di pusat vaksinasi Covid-19 di Paris . (08 Mei 2021) Saat kampanye vaksinasi terhadap virus corona. 

"Kami memberikan suntikan ketiga untuk orang yang menderita defisiensi imun," kata Menteri Kesehatan Nitzan Horowitz.

Pfizer mengatakan pada Rabu, pihaknya yakin orang membutuhkan dosis tambahan untuk menjaga perlindungan terhadap virus corona tetap tinggi.

Perusahaan mengatakan dapat mengajukan otorisasi darurat AS untuk suntikan booster pada awal Agustus.

Laporan media mengatakan, kepala kementerian kesehatan Israel memberi organisasi pemeliharaan kesehatan lampu hijau untuk memberikan suntikan ketiga setelah para ahli Israel menyetujui kampanye pada Rabu malam.

Baca juga: Bamsoet Minta Pemerintah Optimalkan Pemberian Vaksin Booster bagi Nakes

Baca juga: Studi: Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Namun Booster Dapat Membantu

Pekan lalu, kementerian kesehatan memperkirakan vaksin itu hanya 41 persen efektif dalam menghentikan infeksi bergejala selama sebulan terakhir.

Perlindungan terhadap penyakit parah tetap kuat pada 91 persen.

Beberapa ahli telah mengkritik analisis kementerian karena kemungkinan bias yang dapat membelokkan data.

Rekomendasi Untuk Anda

Yang lain mengatakan Israel harus menunggu sedikit lebih lama untuk menerima lebih banyak informasi tentang keamanan dan efektivitas tembakan ketiga.

Kabinet berharap bahwa vaksin akan memungkinkannya untuk menghindari penguncian yang mahal dengan melindungi mereka yang paling rentan terhadap penyakit parah, bahkan ketika infeksi meningkat.

Israel telah mendaftarkan total 6.463 kematian dan 868.045 kasus yang dikonfirmasi sejak awal pandemi menurut data yang diberikan oleh Universitas Johns Hopkins.

Berita lain terkait Vaksin Booster

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas