Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasukan Taliban Mulai Tembaki Warga yang Protes Pengibaran Bendera Afghanistan

Kejadian itu berlangsung sehari sebelum peringatan hari kemerdekaan Afghanistan yang jatuh pada 19 Agustus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pasukan Taliban Mulai Tembaki Warga yang Protes Pengibaran Bendera Afghanistan
AFP/WAKIL KOHSAR
Seorang pejuang Taliban menggunakan senapan mesin di atas kendaraan saat mereka berpatroli di sepanjang jalan di Kabul, afghanistan, Senin (16/8/2021), setelah berakhirnya perang 20 tahun Afghanistan dengan cepat, ketika ribuan orang mengerumuni bandara kota yang mencoba melarikan diri dari serangan kelompok garis keras di Afghanistan. (Foto oleh Wakil Kohsar / AFP) 

Pertemuan Pejabat

Anggota senior Taliban dikabarkan bertemu dengan mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan pejabat tinggi Afghanistan Abdullah Abdullah di Kabul.

Laporan tersebut disampaikan kelompok pemantau intelijen SITE pada Rabu (18/8/2021) sebagaimana dilansir AFP.

Abdullah merupakan dewan perdamaian pemerintah Afghanistan dalam pembicaraan damai antara pemerintah dengan Taliban di Qatar.

Sedangkan Karzai adalah pemimpin Afghanistan yang didukung Barat setelah invasi pimpinan AS menggulingkan Taliban pada 2001.

Karzai menjadi Presiden Afghanistan pada 2004 dan lengser keprabon pada 2014.

Setelah Karzai lengser, jabatan Presiden Afghanistan digantikan Ashraf Ghani sampai Taliban kembali menduduki Kabul pada Minggu (15/8/2021).

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam laporannya, SITE mengatakan bahwa para pemimpin Taliban menyatakan telah memaafkan semua mantan pejabat pemerintah.

Sehingga, Taliban menggarisbawahi bahwa tak perlu bagi siapa pun untuk meninggalkan negara itu.

Sementara itu, Pemimpin Taliban Haibatullah Akhundzada memerintahkan pembebasan semua tahanan politik.

"Mulai besok, semua gubernur provinsi harus membebaskan semua tahanan, tanpa batasan atau syarat apa pun, dan menyerahkan mereka kepada keluarga mereka," tulis Taliban di Twitter.

Sumber: Kompas.TV/Kompas.com

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas