Tribun

Konflik di Afghanistan

Nasib Diplomat Afghanistan di Luar Negeri: Berharap Dapat Suaka Hingga Siap Jadi Pengungsi

Ribuan diplomat Afghanistan dan keluarganya dalam ketakutan akan nasibnya setelah Taliban berkuasa, antara meminta suaka hingga siap menjadi pengungsi

Editor: hasanah samhudi
Nasib Diplomat Afghanistan di Luar Negeri: Berharap Dapat Suaka Hingga Siap Jadi Pengungsi
AFP
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian (tengah), didampingi oleh asisten Menteri Luar Negeri Qatar Lolwah al-Khater (C-R), berbicara kepada seorang pengungsi muda dari Afghanistan di sebuah kompleks perumahan di Doha pada 13 September 2021. 

Seorang diplomat senior Afghanistan memperkirakan ada sekitar 3.000 orang yang bekerja di kedutaan negara itu atau bergantung langsung pada mereka.

Pemerintahan mantan Presiden Ashraf Ghani juga menulis surat kepada misi asing pada 8 September, menyebut pemerintah baru Taliban tidak sah dan mendesak kedutaan untuk melanjutkan fungsi dan tugas normal mereka.

Tetapi staf kedutaan melihat seruan-seruan itu menggambarkan kekacauan di lapangan.

"Tidak ada uang. Tidak mungkin untuk beroperasi dalam keadaan seperti itu. Saya tidak dibayar sekarang,” kata seorang sumber di kedutaan Afghanistan di ibu kota Kanada, Ottawa.

Dua staf kedutaan Afghanistan di New Delhi menggambarkan hal serupa.

Baca juga: Nasib Pengungsi Afghanistan setelah Melarikan Diri dari Taliban, ke Mana Mereka akan Cari Suaka?

Baca juga: Obama, Bush, Dan Clinton Bersatu Membantu Pengungsi Afghanistan di Amerika Serikat

Mereka juga kehabisan uang tunai untuk misi melayani ribuan warga Afghanistan yang ingin pulang bersatu dengan keluarga atau warganya yang ingin mengajukan suaka.

Kedua staf di Kanada dan India ini sangat yakin mereka tidak ingin kembali ke Afghanistan.

Mereka takut menjadi sasaran karena hubungan mereka dengan pemerintah sebelumnya.

Tetapi mereka juga akan berjuang untuk mendapatkan suaka di India, di mana ribuan warga Afghanistan telah menghabiskan bertahun-tahun mencari status pengungsi.

"Saya hanya harus berdiam di gedung kedutaan dan menunggu untuk keluar ke negara mana pun yang mau menerima saya dan keluarga," kata salah satu dari mereka.

Baca juga: Pengungsi Asal Afghanistan Ditangkap Polisi Karena Pakai Narkoba di Kawasan Puncak

Baca juga: Singapura Tawarkan AS Bantuan Evakuasi Pengungsi dari Afghanistan dengan Pesawat MRTT A330

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas