Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menlu Retno Soroti Pakta Pertahanan AUKUS dan Ingatkan Soal Ancaman Stabilitas Kawasan

Ia khawatir dengan adanya rencana pembangunan kapal selam bertanaga nuklir akan meningkat tensi di negara-negara besar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Larasati Dyah Utami
zoom-in Menlu Retno Soroti Pakta Pertahanan AUKUS dan Ingatkan Soal Ancaman Stabilitas Kawasan
Youtube Sekretariat Presiden
Menlu Retno Marsudi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyinggung soal kemitraan Australia, Inggris, dan Amerika Serikat  atau AUKUS dan rencana Australia mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir.

Ia khawatir dengan adanya rencana pembangunan kapal selam bertanaga nuklir akan meningkat tensi di negara-negara besar.

Hal tersebut dikatakan Retno Marsudi saat menjadi pembicara di Asia Society, Rabu (22/9/2021).

“Saya kutip apa yang dikatakan Sekjen PBB yang memungkinkan terjadinya perang dingin. Dalam hal ini saya menyinggung AUKUS dan keputusan Australia bagi pengadaan kapal selam bertenaga nuklir," ujarnya.

Baca juga: Menlu Retno Marsudi Bujuk Arab Saudi Tinjau Kembali Kebijakan Vaksin dan Umrah untuk WNI

Menlu menegaskan penjelasan Australia diterima.

Indonesia juga mendengarkan komitmen-komitmen yang diberikan Australia, termasuk komitmen untuk terus menghormati NPT dan prinsip non periferacy dan hukum internasional.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, ia menekankan hal yang tidak diinginkan oleh semua adalah kemungkinan meningkatnya perlombaan senjata.

Baca juga: Menlu Retno Marsudi: Berbagi Dosis Vaksin Covid-19 Penting Di Tengah Langkanya Pasokan

Termasuk adanya proyeksi kekuatan yang dapat mengancam stabilitas kawasan, khususnya Indo Pasifik.

"Dalam asia society tadi saya menekankan, yang tidak diinginkan oleh kita semua adalah kemungkinan meningkatnya perlombaan senjata dan power projection di Kawasan yang tentunya akan dapat mengancam stabilitas kawasan," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas