Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penyerangan terhadap Taliban di Afghanistan Timur Tewaskan 5 Orang, Berlanjut Pengeboman Kendaraan

Serangan kepada Taliban di Afghanistan timur pada Rabu (22/9/2021). Mengakibatkan lima orang tewas.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
zoom-in Penyerangan terhadap Taliban di Afghanistan Timur Tewaskan 5 Orang, Berlanjut Pengeboman Kendaraan
AFP/AAMIR QURESHI
(Ilustrasi) Unit pasukan khusus pejuang Taliban Fateh berjaga bersama dengan pejuang lainnya di sebuah jalan di Kabul pada 29 Agustus 2021 - Terjadi serangan kepada Taliban pada Rabu (22/9/2021), yang mengakibatkan lima orang tewas. 

TRIBUNNEWS.COM - Terjadi serangan kepada Taliban di Jalalabad, Afghanistan Timur, pada Rabu (22/9/2021).

Serangan itu mengakibatkan lima orang tewas, dua prajurit, dan tiga warga sipil.

Dilansir Indian Express, orang-orang bersenjata melepaskan tembakan ke kendaraan Taliban di sebuah pompa bensin lokal di ibu kota provinsi Jalalabad.

Serangan itu menewaskan dua prajurit dan seorang petugas pompa bensin, kata saksi mata.

Sementara, dua lainnya adalah anak-anak.

Kemudian, terjadi pengeboman kendaraan yang menyebabkan Taliban terluka.

Baca juga: 1 Bulan Taliban Berkuasa, Tak Terdengar Lagi Suara Musik di Afghanistan

Baca juga: Komnas Perempuan Kecam Serangan Terhadap Perempuan Pembela HAM di Afghanistan dan Myanmar

Pengeboman lain terhadap kendaraan Taliban di Jalalabad juga melukai seseorang.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, tidak diketahui pasti orang itu anggota Taliban atau warga sipil.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab langsung atas serangan pada hari Rabu itu.

Kelompok Negara Islam yang bermarkas di Afghanistan timur mengatakan, terjadi serangan serupa di Jalalabad pekan lalu yang menewaskan delapan orang.

Taliban dan ISIS adalah musuh, dan serangan itu telah meningkatkan ketakutan akan konflik yang lebih luas antara penguasa baru Taliban dan saingan lama mereka.

Taliban berada di bawah tekanan untuk menahan militan ISIS.

Selain itu juga untuk memenuhi janji kepada masyarakat internasional bahwa mereka akan mencegah serangan teror dari tanah Afghanistan.

Meskipun sebelumnya telah dijanjikan keadilan dan menjunjung tinggi hak-hak perempuan, Taliban justru membatasi perempuan.

Ia menetapkan semua pemerintahan diambil alih oleh laki-laki.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas