Tribun

Virus Corona

Profesor Jepang Tetsuya Matsumoto: Varian Lambda Bukan VOC Tapi VOI, Sangat Berbahaya

Penelitian telah menunjukkan bahwa seperti varian alpha dan delta, varian lambda lebih menular daripada strain konvensional.

Editor: Dewi Agustina
Profesor Jepang Tetsuya Matsumoto: Varian Lambda Bukan VOC Tapi VOI, Sangat Berbahaya
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Tetsuya Matsumoto, Profesor Universitas Kesehatan dan Kesejahteraan Internasional, yang berpengalaman dalam penyakit menular. 

"Tidak diketahui apakah varian lambda akan menyebar di Jepang di masa mendatang. Namun, mengingat strain ini sangat resisten terhadap vaksin, kemungkinan menyebar bahkan setelah vaksinasi mencapai mayoritas masyarakat. Strain mutan, gagasan bahwa kita akan baik-baik saja selama kita memperoleh kekebalan kelompok setelah tingkat vaksinasi 60 hingga 70 persen menjadi tidak dapat diandalkan," kata Matsumoto.

Jadi bagaimana kita bisa melindungi diri kita dari varian virus?

Matsumoto menunjukkan, "Pentingnya disuntik tetap tidak berubah, tetapi kita berada dalam keadaan di mana menerima suntikan tidak selalu menjamin keselamatan kita."

Baca juga: Selain Varian Lambda dan MU, Pemerintah Sebut Ada Varian Baru yang Perlu Diwaspadai

Dalam kasus strain varian dengan transmisibilitas yang lebih kuat, infeksi yang berasal dari partikel aerosol yang sangat kecil yang melayang di udara telah meningkat.

"Ada kasus di mana orang menghirup partikel ini dan tertular virus, bahkan jika mereka memakai masker," kata profesor.

Dia mengatakan tindakan pencegahan yang diperlukan terhadap virus termasuk memastikan untuk ventilasi ruang lebih dari sekarang dan menghindari pergi ke tempat-tempat di mana banyak orang berkumpul.

"Anda juga harus menghindari berkumpul dengan teman dan kerabat selama liburan musim panas," pesan Matsumoto.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas