Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dokter Lithuania Temukan 1 Kilogram Paku di Perut Seorang Pria, Terpanjang Ukuran 10 Cm

Tim dokter di Lithuania menemukan lebih dari satu kilogram paku dan sekrup dari perut seorang pria.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
zoom-in Dokter Lithuania Temukan 1 Kilogram Paku di Perut Seorang Pria, Terpanjang Ukuran 10 Cm
J. Stacevi?ius / LRT
Tim dokter di Lithuania menemukan lebih dari satu kilogram paku dan sekrup dari perut seorang pria. 

TRIBUNNEWS.COM - Tim dokter di Lithuania menemukan lebih dari satu kilogram paku dan sekrup dari perut seorang pria.

Dilansir The Guardian, dokter telah mengeluarkan benda-benda berbahaya tersebut. 

Pasien tersebut mulai menelan benda-benda logam setelah berhenti minum alkohol.

Pasien yang namanya dirahasiakan ini dirawat di Rumah Sakit Universitas Klaipeda.

Dia sebelumnya menderita sakit perut parah.

Berdasarkan hasil rontgen sinar-x, terdapat potongan-potongan logam di dalam perutnya.

Baca juga: Hadirkan Logam Mulia Mikro Pecahan Mulai 0,1 Gram agar Dapat Dijangkau Masyarakat 

Baca juga: VIRAL Kepsek di Minahasa Utara Dilantik tapi Sekolahnya Fiktif, Malu dan Terima dengan Lapang Dada

Tim dokter di Lithuania menemukan lebih dari satu kilogram paku dan sekrup dari perut seorang pria.
Tim dokter di Lithuania menemukan lebih dari satu kilogram paku dan sekrup dari perut seorang pria. (J. Stacevičiaus/LRT)

Bahkan, ada paku dengan ukuran terpanjang mencapai 10 cm.

Rekomendasi Untuk Anda

"Selama tiga jam operasi dengan kontrol sinar-X, semua benda asing, bahkan yang terkecil, di perut pasien dikeluarkan," kata ahli bedah, Sarunas Dailidenas.

Dailidenas bahkan menyebut ini merupakan kasus yang unik.

Laporan media lokal berbahasa Lithuania, LRT, menampilkan foto nampan bedah yang penuh dengan tumpukan paku dan sekrup.

"Kami belum pernah melihat yang seperti ini," kata Algirdas Slepavicius, kepala ahli bedah di rumah sakit itu kepada media lokal.

Dokter mengatakan, pria itu mulai menelan benda logam selama sebulan terakhir.

Itu terjadi setelah dia berhenti minum-minuman keras.

Menurut laporan BBC, pria itu mulanya dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans usai mengeluh sakit perut yang parah.

Dia menambahkan bahwa kondisi pasien sudah stabil setelah operasi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas