Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

AS dan Taliban akan Bertemu Pertama Kalinya Sejak Afghanistan Diambil Alih

Pejabat senior Taliban dan perwakilan AS akan melakukan pembicaraan pada Sabtu hingga Minggu, untuk pertama kalinya sejak penarikan militer.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
zoom-in AS dan Taliban akan Bertemu Pertama Kalinya Sejak Afghanistan Diambil Alih
AFP
Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid (tengah), berbicara kepada media di bandara di Kabul pada 31 Agustus 2021, setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu untuk mengakhiri perang 20 tahun. 

Seorang pejabat AS mengatakan, Amerika akan meminta komitmen Taliban untuk mengizinkan warga AS, asing, dan warga lokal yang pernah bekerja untuk negara asing untuk meninggalkan Afghanistan.

Lebih lanjut, AS juga ingin menekankan kepada Taliban untuk menghormati hak-hak perempuan dan anak perempuan.

Para pejabat AS juga akan mendorong pejabat Taliban untuk memberi badan-badan kemanusiaan akses gratis ke daerah-daerah yang membutuhkan bantuan.

Bom Masjid Serang Komunitas Syiah

Seorang pembom melakukan bom bunuh diri di sebuah masjid di Provinsi Kunduz pada Jumat (8/10/2021).

ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Dilansir Reuters, 46 orang meninggal dunia dan 143 orang luka-luka. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dua pejabat kesehatan mengatakan bahwa korban tewas bisa naik, mencapai 70- 80 orang.

Ledakan menghantam sebuah masjid di kota Kunduz Afghanistan pada Jumat (8/10/2021).
Ledakan menghantam sebuah masjid di kota Kunduz Afghanistan pada Jumat (8/10/2021). (Daily Pakistan)

Baca juga: Burung jalak yang turut dievakuasi dari Afghanistan, bagaimana nasibnya kini?

Baca juga: Rebutan Kekuasaan, Taliban Kini Mulai Berkonflik dengan ISIS-K

Rekaman video menunjukkan tubuh jemaah yang menjadi korban jiwa dikelilingi runtuhan puing-puing di dalam masjid.

Masjid ini biasa digunakan komunitas minoritas Syiah.

Ada serangan serupa dalam beberapa pekan terakhir, beberapa di antaranya juga diklaim oleh ISIS.

Serangan itu menggarisbawahi tantangan keamanan yang dihadapi Taliban, yang mengambil alih negara itu pada Agustus.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas