Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menteri Kesehatan Shigeyuki Goto Akui Terjadi Kesalahan Pengiriman Uang Pensiun 3.041 Warga Jepang

Menteri Kesehatan menyebutkan lebih dari 3.000 kesalahan terjadi di Prefektur Wakayama terkait jumlah transfer pensiun warga Jepang.

Menteri Kesehatan Shigeyuki Goto Akui Terjadi Kesalahan Pengiriman Uang Pensiun 3.041 Warga Jepang
Foto NHK
Shigeyuki Goto (65), Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, Shigeyuki Goto mengumumkan telah terjadi kesalahan pengiriman uang pensiun kepada 3.041 di Prefektur Wakayama.

"Pemberitahuan transfer pensiun yang dikirim ke pensiunan ada masalah, dan segera melakukan verifikasi menyeluruh, dan kami berniat untuk menyelidiki penyebabnya dan mencegah agar jangan terulang kembali," ungkap Shigeyuk Goto, Selasa (12/10/2021).

Mengenai masalah ini, sekitar 972.000 "Pemberitahuan Transfer Pensiun" yang dikirim oleh Layanan Pensiun Jepang kepada para pensiunan yang jumlah transfer pensiunnya berubah bulan ini, dikirim ke Prefektur Aichi, Mie, dan Fukuoka.

Demikian pula ke Wakayama dan kemudian ditemukan adanya kesalahan pengiriman ke Wakayama.

Baca juga: Kemendagri Jepang akan Gunakan Data Pribadi Japan Post Jika Terjadi Bencana Alam

Menteri Shigeyuki Goto mengungkapkan kepada wartawan setelah rapat kabinet bahwa ada 3.041 kesalahan pengiriman telah terjadi di Prefektur Wakayama.

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, ada kesalahan lain di wilayah Prefektur Nara di mana dua digit pertama kode posnya sama.

"Kemarin kami mengirimkan pemberitahuan yang benar kepada mereka yang menerima pemberitahuan yang salah. Kami ingin mengutamakan pembayaran pensiun yang akurat dan memberikan bimbingan menyeluruh agar verifikasi menyeluruh dapat dilakukan segera. Untuk itu kami berniat untuk menyelidiki penyebab dan mencegah jangan sampai terulang lagi di masa datang," kata Shigeyuki Goto.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas