Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pria di Norwegia Serang Warga dengan Busur dan Anak Panah, 5 Orang Tewas dan 2 Terluka

Lima orang tewas dalam aksi penyerangan yang dilakukan seorang pria Denmark menggunakan busur dan anak panah di Kota Kongsberg, Norwegia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
zoom-in Pria di Norwegia Serang Warga dengan Busur dan Anak Panah, 5 Orang Tewas dan 2 Terluka
AFP
Seorang petugas polisi menggunakan anjing pelacak di lokasi penyelidikan di Kongsberg, Norwegia setelah seorang pria bersenjata anak panah dan busur membunuh sedikitnya lima orang sebelum ditangkap polisi pada 13 Oktober 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Lima orang tewas dalam aksi penyerangan yang dilakukan seorang pria Denmark menggunakan busur dan anak panah di Kota Kongsberg, Norwegia.

Tersangka yang berusia 30 tahunan itu telah ditangkap dan didakwa atas lima pembunuhan dan dua korban terluka.

Dilansir The Guardian, Kepala Polisi Kongsberg, Oeyvind Aas, mengatakan dalam konferensi pers pada Rabu (13/10/2021) bahwa tersangka sudah diamankan. 

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku melakukan aksinya seorang diri.

Aas mengatakan, sempat terjadi konfrontasi antara petugas dan penyerang.

Baca juga: Seorang Pria Bersenjata Panah Melakukan Serangan Sporadis di Norwegia, Lima Orang Tewas

Baca juga: VIRAL Video Polisi Banting Mahasiswa saat Demo, Begini Kronologi Kejadian hingga Kondisi Korban

Seorang petugas polisi menggunakan anjing pelacak di lokasi penyelidikan di Kongsberg, Norwegia setelah seorang pria bersenjata anak panah dan busur membunuh sedikitnya lima orang sebelum ditangkap polisi pada 13 Oktober 2021.
Seorang petugas polisi menggunakan anjing pelacak di lokasi penyelidikan di Kongsberg, Norwegia setelah seorang pria bersenjata anak panah dan busur membunuh sedikitnya lima orang sebelum ditangkap polisi pada 13 Oktober 2021. (AFP)

Dua orang kini dalam perawatan intensif, salah satunya merupakan petugas polisi yang sedang tidak bertugas saat kejadian.

Aas enggan mengomentari laporan bahwa seorang petugas polisi ditembak dari belakang.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia mengatakan, serangan itu terjadi di area yang luas di dalam kota dan ada beberapa TKP.

Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg, menilai insiden itu "mengerikan".

"Saya mengerti bahwa banyak orang takut, tetapi penting untuk menekankan bahwa polisi sekarang memegang kendali," katanya dalam konferensi pers.

Perdana menteri yang baru ditunjuk, Jonas Gahr Støre, yang diperkirakan akan menjabat mulai Kamis, menyebut serangan itu sebagai "tindakan kejam dan brutal".

Motif penyerangan belum jelas, tetapi polisi akan mempertimbangkan dugaan terorisme.

"Satu orang telah melakukan tindakan ini sendirian," katanya.

"Wajar untuk mempertimbangkan apakah itu tindakan terorisme. Tetapi pria itu belum ditanyai dan terlalu dini untuk sampai pada kesimpulan apa pun," imbuhnya.

Kronologi Kejadian

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas