Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Nenek Usia 70 Tahun Berhasil Melahirkan Anak Pertamanya, Ini Penjelasan Dokter

Rabari yang merupakan penguasa susu dari dasa di Gujarat menghubungi dokter ginekologi untuk kemungkinan melakukan program inseminasi buatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Nenek Usia 70 Tahun Berhasil Melahirkan Anak Pertamanya, Ini Penjelasan Dokter
Via Kompas.TV
Nenek Jivuben dari India memiliki melahirkan bayi di usia 70 tahun melalui inseminasi buatan. (Sumber: Oddity Central) 

TRIBUNNEWS.COM, GUJARAT -  Sebuah kabar mengejutkan datang dari India.

Seorang nenek berusia 70 tahun melahirkan anak pertamanya setelah menikah 45 tahun.

Jivuben Valabhai Rabari dan suaminya telah berusaha memiliki anak sejak mereka menikah.

Tetapi usaha mereka tak pernah menemukan keberhasilan.

Beberapa tahun lalu, Rabari yang merupakan penguasa susu dari dasa di Gujarat menghubungi dokter ginekologi untuk kemungkinan melakukan program inseminasi buatan.

Baca juga: Wanita di Kupang Meninggal Dunia Usai Melahirkan Bayi Hasil Hubungan Gelap

Sang dokter, Naresh Bhanushali sebelumnya telah membantu beberapa anggota keluarga sang nenek untuk hamil.

Nenek itu pun merasa yakin dokter Naresh bisa membantunya melakukan hal yang sama.

Rekomendasi Untuk Anda

Sang dokter kemudian memberikan pengertian kepada sang nenek mengenai dampak negatif yang akan timbul karena ia sudah berusia renta.

Selain itu, kebanyakan kenalannya yang melakukan inseminasi buatan berusia antara 45 hingga 50 tahun.

Namun nenek Jivuben tak ambil peduli mengenai hal itu dan tetap ingin melakukannya.

“Saya telah menjelaskan kepadanya bahwa keluarga yang lain berusia sekitar 45 hingga 50 sehingga program inseminasi buatan mungkin terjadi,” kata Dokter Bhanushali dikutip dari Oddity Central.

“Saya menjelaskan bahwa ia berisiko kehilangan nyawa, tetapi ia terlalu emosional dan saya pun menyerah,” tuturnya.

Sang dokter mengaku telah menjelaskan betapa berbahayanya program inseminasi buatan kepadanya, tetapi sang nenek menolak menyerah.

“Ia bahkan mulai menangis, dn mengatakan ‘Meski saya mati, saya akan bahagia karena setidaknya berusaha memiliki anak’,” ujar sang dokter.

Bagi Dokter Bhanushali memberikan inseminasi kepada Jivuben merupakan tantangan tersendiri.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas