Tribun

Virus Corona

Anjing Peliharaan di China Dipukuli Nakes hingga Mati saat Pemilik Dikarantina, Pelaku Dipecat

Seekor anjing peliharaan di China jadi korban penganiayaan hingga mati saat pemiliknya tengah menjalani karantina Covid-19.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
Anjing Peliharaan di China Dipukuli Nakes hingga Mati saat Pemilik Dikarantina, Pelaku Dipecat
AFP/STR
Pekerja mendisinfeksi kompleks perumahan di Lanzhou, di provinsi Gansu barat laut China pada 26 Oktober 2021. (Photo by AFP) / China OUT 

TRIBUNNEWS.COM - Seekor anjing peliharaan di China jadi korban penganiayaan hingga mati saat pemiliknya tengah menjalani karantina Covid-19.

Video insiden yang terjadi di Shangrao, Provinsi Jiangxi itu viral di media sosial China.

Dilansir BBC, rekaman memperlihatkan seorang petugas kesehatan untuk penanggulangan Covid-19 tengah mendisinfeksi apartemen seorang pasien wanita. 

Namun petugas itu malah memukuli anjing dengan linggis.

Aksi tersebut terekam jelas di kamera keamanan di dalam apartemen.

Baca juga: Pemerintah Australia Diminta Lebih Tegas Tangani Pelanggaran HAM dalam Industri Panel Surya di China

Baca juga: Kota di China Dekat Myanmar akan Gelar Tes Covid-19 Massal ke Warganya Setiap Bulan, Ini Alasannya

Foto ini diambil pada 25 Oktober 2021 menunjukkan seorang anak yang menjalani tes asam nukleat untuk virus corona Covid-19 di sebuah sekolah dasar di Lanzhou, di provinsi Gansu, barat laut China. (Photo by AFP) / China OUT
Foto ini diambil pada 25 Oktober 2021 menunjukkan seorang anak yang menjalani tes asam nukleat untuk virus corona Covid-19 di sebuah sekolah dasar di Lanzhou, di provinsi Gansu, barat laut China. (Photo by AFP) / China OUT (AFP/STR)

Si wanita pemilik anjing itu lantas mengunggah video tersebut secara online.

Dia mengaku sedang menjalani karantina di hotel yang memang tidak mengizinkan hewan.

Pihak berwenang setempat merilis permohonan maaf atas penganiayaan itu.

Dikatakan, salah satu petugas kesehatan yang saat itu bertugas di apartemen wanita itu sudah dipecat.

Di Shangrao, tempat anjing dan majikannya tinggal, dilabeli sebagai wilayah pusat Covid-19.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas