Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PM Belgia Ogah Lockdown Meski Kasus Baru Covid-19 Melonjak

Pemerintah Belgia memperketat aturan pembatasan sosial saat kasus baru virus corona (Covid-19) di negara itu mengalami lonjakan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in PM Belgia Ogah Lockdown Meski Kasus Baru Covid-19 Melonjak
Instagram.com/badanbahasakemendikbud/
Padanan istilah lockdown (Instagram.com/badanbahasakemendikbud) 

Menurut data dari Our World in Data, 74 persen populasi Belgia telah divaksinasi secara lengkap, lebih tinggi dari rata-rata vaksinasi dari populasi masing-masing negara Uni Eropa (UE).

Sedangkan di Austria, hanya sekitar 64 persen dari populasinya yang telah menerima dosis penuh vaksin Covid-19.

Beberapa politisi Belgia telah membahas apakah vaksinasi memang diwajibkan, namun de Croo menegaskan bahwa vaksinasi adalah 'pilihan pribadi'.

"Penting juga untuk memperjelas bahwa vaksinasi adalah pilihan, itu pilihan yang bijaksana, tapi itu masih pilihan pribadi. Saya percaya bahwa selalu lebih baik untuk meyakinkan orang dengan fakta," tutur de Croo.

Saat ini Belgia telah memberikan dosis penguat (booster) vaksin ke populasinya dengan kelompok yang lebih tua, namun akan segera memperluas program booster ini pada lebih banyak kelompok usia.

"Dalam beberapa hari ke depan, kami akan memulai kampanye besar untuk memastikan bahwa masyarakat umum, atau orang-orang yang juga berusia di bawah 65 tahun dan kelompok anak bisa mendapatkan akses booster," pungkas de Croo.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas