Tribun

Diduga Balas Dendam, Kawanan Monyet Membunuh 250 Anjing di India dengan Cara Dijatuhkan dari Pohon

Kawanan monyet dilaporkan membunuh 250 anjing di sebuah distrik di India.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
zoom-in Diduga Balas Dendam, Kawanan Monyet Membunuh 250 Anjing di India dengan Cara Dijatuhkan dari Pohon
Daily Mail
Kawanan monyet dilaporkan membunuh 250 anjing di sebuah distrik di India. 

TRIBUNNEWS.COM - Kawanan monyet dilaporkan membunuh 250 anjing di sebuah distrik di India.

Penduduk yang panik atas perkelahian dua hewan itu menyebut kawanan monyet balas dendam setelah sekelompok anjing membunuh salah satu bayi primata itu.

Insiden mengerikan ini, menurut laporan, terjadi di sejumlah desa di Majalgaon dan di dekat Lavul, di distrik Beed Maharashtra.

Sekitar 250 anjing dikatakan telah dibunuh monyet-monyet yang mengamuk di desa.

Dilansir News18 India yang mengutip Daily Mail, tidak ada satu pun anak anjing yang hidup di Lavul. 

Baca juga: Berita Foto : Festival Prasmanan Mewah Monyet di Thailand

Baca juga: Viral Seorang Ibu Asyik Berjoget Sambil Gendong Monyet, Keluarga Langsung Tertawa Lihat Aksinya

Kawanan monyet dilaporkan membunuh 250 anjing di sebuah distrik di India.
Kawanan monyet dilaporkan membunuh 250 anjing di sebuah distrik di India. (Daily Mail)

Bahkan anak-anak sekolah serta warga setempat juga dikejar para monyet.

Penduduk melaporkan kawanan monyet menyerang anjing kemudian menyeretnya ke atas rumah atau pohon.

Anjing itu kemudian dijatuhkan ke bawah oleh mereka.

Menurut laporan, sedikitnya 250 anjing di sejumlah desa dihabisi oleh monyet dengan cara ini.

Foto dan video insiden ini tersebar di media India.

Di salah satu gambar, terlihat seekor monyet di naik ke atas atap sambil membawa seekor anak anjing ke tepi sebuah bangunan.

Rekaman yang terpisah, yang diduga pemicu serangan balas dendam, menunjukkan anjing mengejar monyet di area desa dan terlihat ada seorang wanita dan anak-anak berlari ketakutan.

Penduduk desa setempat menghubungi pejabat di departemen kehutanan dan minta agar para monyet liar ini ditangkap.

Sayangnya, menurut laporan News18, para petugas yang dikirim ke desa tidak berhasil menangkap satu pun primata itu.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas