Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tingkat Kepercayaan Terhadap Jokowi Lebih Tinggi dari Biden hingga Boris Johnson

Hasil Survei Indikator Politik menyatakan tingkat kepercayaan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Joko Widodo terus bergerak naik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tingkat Kepercayaan Terhadap Jokowi Lebih Tinggi dari Biden hingga Boris Johnson
Istimewa
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei, Minggu (9/1/2022). 

Khususnya dalam soal pemulihan ekonomi yang bisa dilakukan dengan cepat dan penangan pandemi. 

“Kita harus mengapresiasinya,” tandasnya.

VARIAN OMICRON - Presiden AS Joe Biden berbicara dengan anggota Tim Tanggap Covid-19 Gedung Putih mengenai perkembangan terbaru terkait varian Omicron, pada 4 Januari 2022, di South Court Auditorium Gedung Putih di Washington, DC. - AS mencatat lebih dari 1 juta kasus Covid-19 pada 3 Januari 2022, menurut data dari Universitas Johns Hopkins, ketika varian Omicron terus menyebar dengan kecepatan tinggi. (MANDEL NGAN / AFP)
VARIAN OMICRON - Presiden AS Joe Biden berbicara dengan anggota Tim Tanggap Covid-19 Gedung Putih mengenai perkembangan terbaru terkait varian Omicron, pada 4 Januari 2022, di South Court Auditorium Gedung Putih di Washington, DC. - AS mencatat lebih dari 1 juta kasus Covid-19 pada 3 Januari 2022, menurut data dari Universitas Johns Hopkins, ketika varian Omicron terus menyebar dengan kecepatan tinggi. (MANDEL NGAN / AFP) (AFP/MANDEL NGAN)

Data dari beberapa sumber lain, seperti hasil survei ABC News dan Washington Post, pada November tahun lalu, menyebutkan pamor Presiden Amerika Serikat Joe Biden mencapai titik terendah sepanjang pemerintahannya. 

Dari survei tersebut, hanya 4 dari 10 warga Amerika Serikat yang menyatakan presiden Joe Biden melakukan pekerjaannya memimpin negara dengan baik.

Hasil tersebut turun 11 poin dari survei yang sama dan dilakukan pada April 2021.

Dikutip dari Daily Mail, penurunan kepuasan itu terjadi di tengah serangkaian kegagalan yang sebagian besar terkait program ekonomi. 

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas